Jodoh


image

Keyakinan akan jodoh bukan terletak pada seberapa lama kita menemukan orang yang berjodoh dengan kita tetapi dari sejauhmana kita memahami dengan baik mengapa kita harus menunggu. Menunggu bukanlah proses yang mudah apalagi bila kita dipertemukan dengan orang-orang yang salah, kadang kita frustrasi menghadapinya.

Lepas dari percaya atau tidak, seyogyanya jodoh adalah jawaban atas penantian panjang yang tidak bisa ditebak. Sangking penasarannya, ada orang yang pergi mencari peramal untuk mengetahui jodohnya. Ada orang yang melakukan ritual tertentu demi dipertemukan jodohnya. Lain lagi dengan cara orang menghitung penanggalan waktu lahir lalu mencocokkan dengan bakal jodohnya.

Bagaimana kita mengetahui bahwa dia adalah jodoh kita? Konon, jika wajah kita serupa dengan lawan jenis dekat kita, dianggap berjodoh. Tak ada yang tahu siapa jodoh kita dan kapan kita bertemu dengan jodoh.

Intinya, Tuhan punya rencana baik bagi setiap orang mendapatkan jodohnya. Berserah adalah langkah awal kita membuka diri terhadap semua kemungkinan. Berserah berarti kita menerima dan percaya sepenuhnya terhadap kehendak Ilahi. Kita berserah melalui doa sebagai sarana untuk merefleksikan kehendak Tuhan. Tak ada yang sempurna, hal yang perlu diingat.

Ketidaksempurnaan mau mengajarkan kita untuk hidup saling melengkapi. Mau menunggu melatih kita untuk bersabar dan paham bahwa yang terbaik tidak mesti datang di awal. Bahkan menunggu adalah risiko yang kita ambil karena kita masih ingin mendapatkan yang jodoh terbaik. Ketergesaan tidaklah menghasilkan kualitas yang kita inginkan.

Jangan lupa dengarkan nasihat dan saran atau pendapat dari orangtua dan orang sekitar kita bahwa jodoh bukan hanya untuk kita saja, toh dia pun harus berjodoh dengan orang sekitar kita. Hal negatif pasti ada yang disampaikan pada kita, tetapi perhitungkan pula hal baik dan positif lainnya. Tuhan berkehendak baik pada kita bahwa jodoh adalah rahmat buat hidup kita dan sekitar kita.

Tak ada yang memprediksi datangnya jodoh, tetapi keyakinan akan menentukan dia adalah jodoh kita. Gunakan pikiran ketika hati tertutup oleh rasa suka dan kagum pada orang tersebut. Kita seperti diarahkan pada peristiwa yang bukan sebuah kebetulan, tetapi yang sudah direncanakan Tuhan. Itulah jodoh. Kita sadar bahwa jodoh bukan berarti kita bergantung padanya, tetapi kita hidup karena kita melayaninya sebagai pasangan hidup.

Selamat mencari jodoh yang akan menjadi berkat dalam hidup kita di kemudian hari.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s