Kepercayaan


‘Nothing is a quite precious as trust’. Saya temukan kalimat tersebut di atas toko berlian atau emas di Singapur. Terhenyak saya memikirkan kalimat tersebut. Saya jadi ingat saat jadi asisten dosen untuk riset yang beliau lakukan di Jerman. Riset yang diambil adalah tentang kepercayaan.

Benar, bahwa jika kertas yang semula mulus seperti kertas baru, tak ada ‘cacat’ di sana sini tetapi jika kertas itu kita remukkan dengan satu tangan atau dibuat lecek, maka belum tentu kertas tadi akan kembali seperti kertas yang semula mulus. Kertas meski kita gosok pake tangan tidak akan mengembalikan kertas seperti semula. Begitulah kepercayaan. Ketika kepercayaan yang sudah kita berikan kepada seseorang diremukkan ibarat dirusak,kepercayaan kita kepadanya tidak akan kembali seperti semula.

Seperti kalimat saya yang pertama tadi, kepercayaan adalah hal yang sungguh berharga. Ibarat cincin berlian sebagai perlambang kepercayaan dua orang dalam perkawinan. Kepercayaan mahal harganya. Mempercayai berarti kita memberikan tanggungjawab kepada yang bersangkutan, pasrah dan menaruh harapan. Diberi kepercayaan pun tidak mudah, terkadang kita memerlukan pengorbanan.

Setiap orang diberi kepercayaan di dunia ini oleh
Tuhan untuk mempertanggungjawabkan hidupnya. Hidup itu luar biasa. Manfaatkan kepercayaan ini untuk hal baik. Jika hal baik mudah dilakukan, mengapa harus mencari yang jahat. Kepercayaan tidak bisa dibeli.

Manfaatkan kepercayaan yang diberikan oleh siapa saja dalam hidup ini, artinya kita bisa setia terhadap perkara yang diberikan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s