Tips Patah Hati


image

Tidak ada pasangan di awal pacaran akan berpikiran untuk pisah dan patah hati. Suatu hubungan diawali dengan rencana yang indah. Namun apa daya bahwa suatu hubungan bisa saja kandas tanpa bisa dipahami sebab dan muasalnya.

Berikut tips untuk mereka yang sedang ‘Patah Hati’

1. Jangan Disangkal, Terima Kenyataan
Awal dari perpisahan bukan perkara mudah untuk diterima. Kadang kita tidak percaya bahwa kita bisa putus sama dia. Bahkan mungkin orang lain dan teman-teman sudah menyangka kita sampai pada tahap pernikahan.  Jika kita terus menyesali kenyataan, kita tidak akan menerima dan terus menerus larut dalam kesedihan. Jadi, STOP! Terima bahwa perpisahan itu adalah hal yang wajar dalam berpacaran. Tuhan mungkin ingin menunjukkan siapa sebenarnya jodoh kita nanti.

2. Kesalahan bukan pada Anda
Kita tidak akan pernah bisa mengulangi hal yang sama. Kita juga tidak bisa mengundurkan waktu dan memperbaiki kenyataan yang sudah tejadi. Anda akan terus menderita jika terus memikirkan perpisahan itu. Ingat, kesalahan juga bukan pada Anda. Refleksi dari perpisahan bukan terletak pada siapa yang menyebabkan perpisahan tetapi apa sebenarnya makna di balik perpisahan.

3. Hapus dan buang semua kenangan tentang dia
Memang tidak mudah buat kita untuk melupakan kenangan indah, apalagi setelah perpisahan kita seperti kehilangan hal-hal yang biasa dilakukan bersama. Wajar bahwa poin ini tak mudah dilakukan, tetapi jika dilakukan ternyata 2 kali lebih efektif untuk menanggulagi patah hati. Karena hal-hal yang masih ada dalam memori akan senantiasa teringat lagi jika ada ‘media pengantar’nya. Lagian, jika kita membuang semua hal yang lama, kita jadi mudah menerima hal yang baru. Siapa tahu kita segera mendapatkan orang yang lebih baik.

4. Lakukan yang kamu sukai tetapi tidak bisa terwujud hanya karena dia
Konon seorang aktris sampai membeli sepatu berhak tinggi dengan harga fantastis dan berita tersebut dimuat agar si mantan, yang juga aktor tahu bahwa dulu si aktris tidak bisa melakukan karena si mantannya tidak menyukainya memakai sepatu hak tinggi. Hal ini mau menunjukkan bahwa hidup kita sudah bebas dan tidak terbelenggu lagi. Kita juga bisa jadi apa yang kita inginkan. Kita mau tunjukkan bahwa hidup kita baik-baik saja bahkan jauh lebih baik.

5. Buka pertemanan yang baru
Dulu mungkin kita sulit untuk berteman dengan si A atau si B. Saatnya kita menerima pertemanan dengan yang lain. Dengan demikian, kita bisa melupakan perpisahan dengan mantan. Dengan membuka pertemanan baru, kita seperti diberi kesempatan untuk memilih dan menimbang bahwa ada yang lebih baik dari apa yang pernah kita alami. Jangan mudah menyerah dan jangan terlalu terburu-buru untuk mulai relasi baru. Jangan ceritakan masa lalu kepada rekan yang baru kecuali jika ditanya.

Dengan perpisahan, kita belajar menjadi pribadi yang dewasa, karena kita bisa membedakan yang terbaik dalam hidup kita. Perpisahan adalah hal yang wajar.

Semoga tips ini bermanfaat!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s