Belajar Bahasa Asing Singkat ala Saya: “Deutsch ist nicht einfach”


image

(Übung macht den Meister! Sumber foto: Dokumen Pribadi)

Saya selalu berdecak kagum jika ada orang yang mampu menguasai bahasa asing hingga lebih dari tiga, bahkan lima atau lebih. Hebat juga ya?!

Saya punya teman yang dikenal sebagai Interpreter atau Translator. Saya pikir dua istilah ini beda. (http://lrc.wfu.edu/community_interpreting/pages/translator-interpreter.htm)

Yang jelas teman saya ini bisa keliling dunia hanya dengan menerjemahkan bahasa dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia atau sebaliknya. Uang tinggal datang mengalir ke rekeningnya, pekerjaan juga bisa diatur sesukanya. Ajaibnya, teman saya ini lulusan sarjana ekonomi akuntansi tapi mengingat jam terbangnya yang sudah tinggi, keahliannya menerjemahkan telah membuatnya berpengalaman menjadi penerjemah buat tokoh penting dunia yang sedang berkunjung ke Indonesia. Ckckck.. Jadi belum tentu latar belakang pendidikan menentukan jenjang karir.

Lain lagi teman kuliah saya dulu di Jakarta, ia jarang masuk kelas. Rupanya ia punya banyak job sampingan. Ia mampu menguasai lima bahasa sekaligus. Hebat oi?! Sepertinya dia juga gagal kuliahnya karena sering absen. Tapi apa katanya, “Dengan menguasai banyak bahasa seperti ini saja, saya sudah bisa beli mobil dan mencukupi diri sendiri.” Hadeh!! Ya ya, kami memang mengambil kuliah jurusan Psikologi, lantas apa kaitannya bekerja sebagai penerjemah hihihi..????

Bahasa asing diluar bahasa ibu memang diperlukan. Cuma saya tidak pernah punya kesempatan kursus bahasa asing sewaktu masih sekolah. Menyesal juga hihihi…

Pernah kursus bahasa inggris tapi tidak selesai. Bosan. Alhasil pekerjaan saya menuntut saya harus menulis report dan berbicara dalam bahasa inggris. Saya bisa berbahasa inggris karena kebutuhan pekerjaan dan pergaulan.  Hhhmm…

Ada cerita lucu. Saya pernah “ditembak” untuk jadi penerjemah bantuan buat acara ASEAN plus tiga negara Jepang, Cina dan Korea. Saya sebenarnya tidak percaya diri tapi karena dituntut sama Bos, yah terpaksa. Memiliki kemampuan bahasa asing karena terpaksa. Sebenarnya yang bertugas menjadi Penerjemah adalah kawan kerja saya tetapi kawan saya ini sakit. Saya ambil positifnya aja, saya jadi lebih dikenal sama duta bangsa yang jadi peserta plus tidak takut mencoba.

Nah, saya sekarang sedang belajar bahasa jerman. Belajar bahasa jerman ini tidak mudah. Saya pernah ambil privat sekali. Tapi rupanya penguasaan saya kurang plus saya juga sering absen buat travelling, jadi tidak maksimal.

Lalu saya kursus setahun di lembaga kursus bahasa jerman ternama, tetap saja saya merasa kemampuan bahasa jerman saya masih belum optimal. Saya juga pernah belajar bahasa jerman langsung di negara Jerman. Hasilnya optimal karena memang langsung praktik hihihi.. Ya iyalah, kalau berbelanja, order di Kafe atau bicara sedikit-sedikit dengan orang-orang sekitar pasti bahasa jerman.

Memang menarik jika kita belajar bahasa asing langsung di negara yang bersangkutan. Bisa dibayangkan teman-teman kelas saya waktu itu kebanyakan orang eropa timur yang tidak bisa berbahasa inggris dan juga bahasa jerman. Saya jadi kreatif untuk berkomunikasi dengan mereka lewat bahasa tubuh atau gerakan tangan dan gambar di kertas. Menarik ya hihihi… Di dalam kelas juga, lebih banyak praktik berbicara ketimbang mencatat atau mengerjakan soal-soal.

Jika saya bertanya langsung dengan orang jerman tentang grammatik, mereka pun bingung menjelaskannya. Mungkin sama seperti saya bingung menjelaskan bagaimana berbahasa indonesia yang baik dan benar. Alangkah bagus untuk melatih bahasa jika kita punya partner tandem buat mengasah ketrampilan berbahasa kita.

Selain itu, saya juga download radio bahasa jerman di hape atau saya ikuti program televisi berbahasa jerman DW. Melatih untuk mendengarkan bahasa asing akan sangat mengasah kosakata dan cara berbicara kita.

Sesekali jika ada waktu senggang, saya dengar lagu bahasa jerman. Atau nonton klip-klip bahasa jerman di internet.

Belajar nyanyi atau karaoke pakai bahasa jerman juga seru. Tapi saya belum percaya diri karena suara saya yang tidak semerdu artis hihihi… Tapi cara ini berhasil buat kawan saya. Ia belajar bahasa inggris dengan bernyanyi lagu rap yang bertempo cepat.

Boleh juga nih dicoba cara saya yang suka bla bla bla… Di jerman ada komunitas expat yang berasal dari berbagai negara yang ingin belajar bahasa jerman bareng. Ikutan klub bahasa asing. Topik yang ditawarkan menarik. Selain itu, biasanya diadakan di tempat menarik semisal caffe. Terus kita juga bisa bertemu dan dapat teman baru. Menyenangkan?!

Apalagi yah tipsnya?!

Oh ya, mungkin bisa ditiru juga yakni membaca koran bahasa jerman. Tapi sewaktu masih di Indonesia tidak ada koran bahasa jerman, jadi saya follow twitter berita bahasa jerman atau sesekali mengunjungi laman internet berita bahasa jerman.

Dulu saya meningkatkan bahasa inggris dengan baca koran berbahasa inggris atau nonton film dengan teks english.

Nah, boleh juga cara pinjam majalah seperti yang saya lakukan di perpustakaan di lembaga bahasa ternama. Hal ini dilakukan untuk memperkaya kosakata bahasa jerman sekalian saya lihat tren mode atau fashion hihihi…

image

Tidak mudah memiliki ketrampilan bahasa asing. Satu hal yang saya pelajari dari travelling, saat bertemu dengan orang-orang asing dari berbagai belahan bumi yakni, untuk mengasah ketrampilan berbahasa adalah percaya diri berbicara dalam bahasa asing. Jangan takut salah! Tidak pernah saya dengar mereka mentertawai jika kita salah kosakata atau pegucapannya. Mereka menghargai kita berbahasa karena itu bukan bahasa ibu kita. Pede aja lagi hihihi.

Semoga pengalaman saya bisa membantu anda semua yang sedang belajar bahasa asing.

Nah sekarang judulnya dibalik, “Deutsch ist einfach.” Pasti bisa?!

One thought on “Belajar Bahasa Asing Singkat ala Saya: “Deutsch ist nicht einfach”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s