Jenis Pribadi Masalah


image

(Dokumen pribadi)

Entah mengapa usai ngobrol dengan teman hari ini, akhirnya kami sepakat membagi jenis orang berdasarkan masalahnya. Entah benar atau tidak, yang jelas ini bukan ilmiah hanya berdasarkan pengalaman dan observasi saja. Tapi bagus juga jika ada kesempatan untuk meneliti hehehe….

Berikut ini adalah jenis pribadi menurut masalahnya:

1. Si Pembuat Masalah
Pernah bertemu dengan orang yang selalu bermasalah? Mungkin orang itu masuk jenis ini. Hari ini, dia bermasalah dengan bosnya. Besok dia bermasalah dengan kekasihnya. Lusa dia bermasalah dengan anjing peliharaannya. Hari berikut dia bermasalah dengan orangtuanya. Lalu setelahnya dia bermasalah dengan kartu ATM dan seterusnya. Sampai anda sendiri pun melupakan masalah anda hehehe…

Tak hanya suka bercerita tentang masalahnya, Si Pembuat Masalah juga sering melakukan segala hal dengan penuh masalah, misalnya mempermasalahkan rekan kerjanya, mempersalahkan komputer, mempersalahkan kemacetan, mempersalahkan waktu sampai-sampai mempersalahkan Tuhan. Waduh?!

Tipe ini biasa dikuasai dengan orang-orang ekstrovert tetapi tidak melulu mereka yang ektrovert masuk dalam kategori ini. Mereka punya kecenderungan untuk mempersalahkan orang lain atau keadaan. Padahal sebagian besar hidup dikendalikan oleh diri sendiri. Jadi stop mempersalahkan atau membuat masalah. Kekuatan tipe ini, mereka punya banyak teman, suka bergaul, populer, dan punya jiwa penemu. Apa iya?!

2. Si Pemecah Masalah
Si Pemecah Masalah biasanya mudah dikenali dari karakter pribadi dan karisma yang dimilikinya karena mereka suka dimintai pendapat. Tipe pribadi ini digolongkan pribadi yang tenang, tidak emosional, suka mendengarkan dan suka dimintai saran/pendapat.

Anehnya tipe ini selalu hidup harmonis dengan si Pembuat Masalah. Tipe Pemecah Masalah juga dipandang orang yang bijaksana. Kelemahan dari tipe ini adalah mereka suka tidak fokus terhadap hidup mereka dan suka mengurusi masalah orang lain. Begitu ya?!

3. Si Pengamat Masalah
Jika anda menemukan orang yang suka melihat dan menonton kejadian tanpa ikut serta membantu, atau mereka yang suka labil dalam memberikan pendapat tentang masalah orang lain, sebentar A kemudian berubah B, bisa jadi kategori ini.

Mereka suka mengamati tanpa suka ikut campur masalah orang lain. Bila ada dua kubu bersiteru, mereka tidak berpihak, kadang membela si anu tapi juga membela kubu satunya lagi. Mereka sebenarnya tidak suka perseteruan atau masalah. Mereka hanya mengamati saja. Mereka juga bukan tipe orang yang suka bercerita tentang masalahnya atau masalah orang lain.

4. Si Penghindar Masalah
Mereka yang masuk dalam golongan ini adalah mereka yang tidak suka repot dan tidak mau ribut dalam kompromi masalah. Lebih baik diam, adalah hal yang paling banyak dilakukan. Mereka juga lebih baik berkompromi dengan hal lain daripada memulai masalah, mendengarkan masalah atau mengamati masalah.

Bagi mereka, ada banyak urusan penting ketimbang meributkan rekan kerja yang bermasalah atau menceritakan masalah pribadinya. Mereka sebenarnya bukan tipe “EGP” alias Emang Gue Pikirin tapi mereka condong untuk menikmati hidup dengan cara mereka sendiri.

Ketika kantor ribut dengan masalah bos yang suka marah-marah, sementara si Pemecah Masalah berusaha menenangkan seisi kantor. Lalu, si Pembuat Masalah mulai becerita bla bla bla tentang sebab musabab bos marah. Di sisi lain, si Pengamat hanya mendengarkan dan mengamati saja suasana kantor. Nah, mereka yang adalah penghindar masalah akan memilih kesibukan sendiri atau mencari lokasi kerja yang tenang.

Demikian kurang lebih hasil diskusi di waktu siang. Saya sendiri menganggap hidup ini saling melengkapi dan tidak ada yang sempurna. Apa pun jenis pribadi anda, mari jadikan pribadi kita berkualitas dengan masalah yang kita punya. Dalam hidup selalu ada masalah.

Mereka yang suka merumitkan hal-hal sederhana cenderung punya banyak masalah. Tapi di sisi lain mungkin kehadiran mereka membantu kita untuk peka dan sadar bahwa bisa jadi timbul masalah bila kita cuek.

Tidak usah serius membacanya, cukup dihayati saja, termasuk pribadi mana kecenderungan anda? Hehehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s