Ketidaksiapan Menikah


Hidup ini adalah sebuah keputusan dari pilihan-pilihan yang ditawarkan di dunia ini. Begitu pemahaman saya, termasuk menikah. Memutuskan menikah mudah tetapi kesulitan selanjutnya adalah memelihara keputusan itu sehingga menjadi “kontrak batin” dengan pasangan hidup. Disebut pasangan hidup karena anda akan menghabiskan hidup bersama pasangan dalam suka dan duka. Ini yang berat.

image

Nah, ada alasan mengapa buat sebagian orang menikah menjadi hal yang menakutkan. Sebagian besar dari orang yang saya tanyakan menjawab, tidak siap.

1. Tidak siap berkomitmen
Usai menikah, anda tidak seperti kala waktu berpacaran. Anda bisa marah dan mengancam putus. Yang terjadi kemudian putus nyambung, putus nyambung. Menikah tidak seperti itu. Anda harus berbeda saat marah. Jika anda menghentikan hubungan dengan pasangan, tidak lagi seperti pacaran, tapi anda akan menghadapi segudang masalah lainnya. Menikah adalah sebuah komitmen dua orang yang terlibat dalam institusi yang kelak akan disebut keluarga. Komitmen itu tidak sekedar janji dengan pasangan tetapi juga janji yang anda ucapkan di hadapan Tuhan (melalui nikah agama), orangtua dan keluarga besar. Selain itu juga memiliki konsekuensi hukum, karena pernikahan anda tercatat secara hukum administratif. Tidak siap berkomitmen berarti kebebasan anda terancam. Bisa jadi seperti itu pemikirannya. Oleh karena itu, komitmen pernikahan disebut janji suci.

2. Tidak siap secara finansial
Ada yang berpikir bahwa menikah akan menyelasaikan masalah finansial anda. Belum tentu begitu. Baik lajang maupun berumahtangga sama-sama punya masalah finansial. Sebelum menikah, anda misalnya sudah dihadapkan pada biaya pernikahan. Setelah menikah muncul lagi biaya-biaya hidup yang ditambah dengan hadirnya anak dan kompleksnya biaya tak terduga lainnya. Tetapi memang begitu pernikahan. Dengan menikah, anda diharapkan mampu mengelola keuangan anda sehingga mandiri. Jika masih bergantung pada orangtua, saudara atau orang lain secara finansial, coba telisik lagi, apakah anda sudah siap menikah?

3. Tidak siap menjadi orangtua
Memang anak bukan satu-satunya tujuan pernikahan tetapi siap atau tidak, menikah akan menggiring anda sebagai orangtua. Peran orangtua tidak ringan. Kerap pasangan yang sudah menikah memutuskan untuk menunda dulu memiliki anak agar siap menghadapi peran selanjutnya sebagai ayah dan ibu.

4. Tidak siap berkorban
Jika sudah menikah, banyak hal harus dikorbankan. Waktu dan tenaga dicurahkan agar kelanggengan dan harmonisasi pernikahan berjalan mulus. Teman saya yang sudah menikah berujar, pengorbanan terbesar usai menikah adalah korban perasaan, meninggalkan ego pribadi dan memikirkan “kita” anda dan pasangan, bukan diri sendiri. Memutuskan menikah berarti mengorbankan kebebasan anda untuk sebuah pilihan hidup bersama yang tak mudah. Ini yang masih sulit. Tak jarang orang meninggalkan pernikahan karena belum bisa mengorbankan kebebasan mereka.

5. Tidak siap akan perubahan hidup
Saya belum cek data berapa besar pengaruh perubahan hidup usai menikah, tetapi yang jelas berdasarkan pengamatan dan testimoni dari orang sekitar, menikah membawa perubahan. Perubahan fisik tentu akan gampang terlihat, misalnya usai menikah mereka mengalami kenaikan berat badan. Namun yang tidak disadari perubahan non fisik yang memang tidak terlihat tetapi dirasakan betul oleh orang yang mengenalnya. Seharusnya menikah memberikan perubahan hidup yang lebih baik dan positif dibandingkan saat masih melajang. Tentunya tidak setiap orang dapat menerima perubahan hidup yang menurut mereka sudah aman dan nyaman. Satu hal, perubahan hidup usai menikah akan mempengaruhi kehidupan relasi anda selanjutnya. Siapkah anda?

Ketidaksiapan menikah tidak ditentukan oleh usia, budaya, ras/suku, pola asuh, pergaulan tetapi faktor internal personal, hanya anda dan Tuhan yang tahu jawabannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s