Pernikahan dan Usia Harapan Hidup di Jerman


image

(Suasana sedang ada karnaval di München. Sumber foto: Dokumen pribadi)

Cinta bisa datang kapan saja, tak pandang kebangsaan maupun usia seperti pepatah bilang “Liebe macht blind”, cinta itu buta. Mungkin hal itu yang mendasari ketertarikkan saya mempelajari budaya jerman dalam kaitan “marriage and life expectancy”. Meski menikah adalah soal jodoh namun cinta juga menumbuhkan harapan, termasuk soal hidup. Itu pemikiran sederhana saya.

Rupanya baik di Amerika Serikat maupun Eropa Barat memiliki kesamaan soal seleksi pasangan hidup dimana rata-rata pria lebih memilih usia pasangan hidupnya terpaut 2 sampai 3 tahun lebih muda. Namun yang perlu diperhatikan dari studi Max Planck Institute for Demografi Research di Rostock (MPIDR), Jerman adalah baik pria maupun perempuan yang sudah menikah rata-rata memiliki usia harapan hidup lebih baik dibandingkan yang belum menikah.

MPIDR merupakan lembaga penelitian tentang struktur dan dinamika populasi dengan fokus pada isu-isu relevansi politik seperti perubahan demografi, penuaan, kesuburan, redistribusi pekerjaan selama hidup, dll. MPIDR adalah salah satu badan penelitian demografis terbesar di Eropa dan terkenal secara internasional sebagai Jerman Research Society.

Menurut penelitian Sven Drefahl yang dirilis MIPDR dalam siaran pers pada Mei 2010 dikatakan bahwa perempuan yang menikahi pria terpaut usia 7-9 tahun lebih muda akan memiliki risiko kematian sebesar 20 persen. Artinya bahwa, usia harapan hidup seorang perempuan bergantung pada perbedaan usia suaminya, terlepas dari apakah ia lebih muda atau lebih tua darinya.

Bagaimana dengan pria? Pria akan memiliki risiko kematian berkurang 11 persen bila menikahi istrinya 7-9 tahun lebih muda. Meski katanya, perempuan cenderung lebih melakukan seleksi kesehatan terhadap pasangan hidupnya.

Bagaimana di Jerman? Saya belum melakukan penelitian tetapi saya sering menemukan Opa Oma yang masih mesra bergandengan tangan dan hidup mandiri (https://liwunfamily.wordpress.com/2014/02/14/kalimat-romantis-bahasa-jerman/). Sewaktu belajar budaya Jerman, guru di lembaga kursus bilang bahwa tingkat harapan hidup orang Jerman tergolong tinggi.

Data menunjukkan bahwa harapan hidup membaik di Jerman. Pada tahun 2012, data demografi menunjukkan rata-rata usia harapan hidup orang Jerman adalah usia 81.00 tahun. Di tahun yang sama, usia harapan hidup perempuan adalah 83,30 tahun sedangkan untuk laki-laki adalah 78,60 tahun.

Well, meskipun jodoh dan maut adalah kehendak Tuhan tetapi menarik bagi saya untuk memahami misterinya.

Sumber bacaan:

http://www.demogr.mpg.de/en/news_press/press_releases_1916/marriage_and_life_expectancy_1813.htm

http://countryeconomy.com/demography/life-expectancy/germany

2 thoughts on “Pernikahan dan Usia Harapan Hidup di Jerman

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s