Fakta Cincin Kawin


Anda yang sedang mempersiapkan pernikahan, mungkin bertanya-tanya seputar cincin kawin mengenai asal muasal dan alasan cincin kawin dipakai di jari manis.

image

image

image

(Tampak kota Landshut yang terkenal dengan tradisi Landshuter Hochzeit yakni festival Pernikahan dengan tradisi ala Bavaria yang meliputi karnaval dengan kostum tradisional dan dirayakan empat tahun sekali. Festival terakhir dilaksanakan pada tahun 2013. Sumber foto: Dokumen pribadi)

Mari kita simak:

1. Tradisi kuno yang mengawali pertukaran cincin kawin berasal dari budaya Mesir Kuno sekitar 4800 tahun yang lalu. Dimana saat itu simbol cincin masih berupa ornamen dekorasi dari tumbuh-tumbuhan yang dijalin melingkari jari seperti alang-alang dan papirus yang terkenal pada masa itu.

2. Simbol cincin kawin berbentuk Lingkaran yang dimaksudkan tiada pernah berakhir atau keabadian, tanpa awal dan akhir. Oleh karena itu diharapkan cincin kawin yang dipakai menandakan cinta abadi.

3. Mengapa meletakkan cincin kawin di tangan kiri? Karena secara praktis, sebagian besar pekerjaan banyak dilakukan oleh tangan kanan sehingga cedera atau terluka semakin kecil.

4. Di kebanyakan budaya barat, cincin kawin dipakai di jari manis atau jari keempat tangan kiri. Hal ini diyakini berasal dari tradisi Roma, pada jari manis tangan kiri dianggap terdapat pembuluh darah jari yang disebut sebagai ‘Vena Amoris’ atau ‘Vena Cinta’ yang katanya berhubungan langsung dengan jantung. Pernikahan Kristen awal memiliki ritual memakai cincin pernikahan di jari keempat. Pastor akan memberkati cincin kawin “Dalam nama Bapa, Putera dan Roh Kudus” maka Pastor akan mengambil cincin dan menyentuh ibu jari, jari telunjuk, dan jari tengah; kemudian mengucapkan “Amin” pada jari keempat yakni jari manis untuk “menyegel” pernikahan.

5. Awalnya cincin kawin berasal dari jalinan ornamen tumbuh-tumbuhan yang melingkar di jari. Kemudian berangsur-angsur digantikan dengan cincin yang terbuat dari kulit, tulang atau gading. Semakin lama cincin kawin dibuat semakin mahal bahannya sehingga menunjukkan prestige dan status seseorang.

6. Cincin kawin pertama yang menggunakan bahan besi berasal dari budaya Romawi. Dengan memberikan cincin kepada perempuan maka menunjukkan simbol kepemilikan, istilahnya “saya sudah ada yang punya”. Dengan cincin bahan besi ini maka cincin kawin menjadi simbol kekuatan dan keabadian. Semakin lama cincin besi terbuat dari logam lunak seperti terbuat dari emas.

7. Di Jerman bila bertunangan maka cincin diletakkan di jari manis tangan kiri sedangkan jika sudah menikah diletakkan di jari manis tangan kanan. Hal ini berbeda dengan kebiasaan di USA dan Kanada yang bebas memberlakukan letak cincin kawin.

Sumber bacaan:

http://www.todayifoundout.com/

One thought on “Fakta Cincin Kawin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s