Nasib, Takdir, Keberuntungan atau Kekuatan Doa


image

(Sumber foto: Dokumen pribadi)

Dikisahkan dari Anthony de Mello menurut ingatan dan versi pribadi:

Alkisah ada seorang Raja yang hendak pergi ke medan pertempuran. Bersama Panglima Jenderalnya serta ratusan prajurit sedang bersiap diri menghadapi lawannya. Mereka sedang ada di perbatasan.

Seorang mata-mata datang memberitahukan besaran kekuatan lawan. Ia melaporkan kepada Raja dan Panglima Jenderal bahwa jumlah pasukan lawan mencapai puluhan ribu dengan ketersediaan senjata yang maksimal. Usai melaporkan, Raja dan Panglima Jenderal pun mulai khawatir akan kekuatan pasukan mereka dan keyakinan untuk menang mengalahkan lawan. Jumlah pasukan mereka memang tak sebanyak pasukan lawan meski pasukan ini memiliki keahlian berperang yang lebih baik daripada lawan. Beberapa kali Raja dan Panglima Jenderal berhasil mengalahkan musuh-musuh mereka. Tetapi dengan jumlah pasukan dan senjata yang tak seberapa dibandingkan lawan, akankah mereka akan menang?

Raja yang mulai cemas meminta diri untuk berdoa dan memohon petunjuk dari Tuhan. Sementara Panglima Jenderal dan seluruh pasukan berlatih lebih giat lagi sebelum berperang.

Saat berperang pun tiba. Usai berdoa, Raja pun memanggil Panglima Jenderal tentang persiapannya. Panglima Jenderal pun menyatakan siap berperang. Ia mengatakan bahwa yakin mereka akan menang.

Raja pun mangut-mangut. Kemudian Raja mengambil koin. Ia bilang kepada Panglima Jenderal, bagaimana keberuntungan mereka lewat koin ini? Jika koin dilempar dan keluar gambar angka maka mereka akan kalah. Jika keluar gambar Raja maka mereka akan menang.

Koin pun dilempar. Dengan cemas Raja dan Panglima Jenderal menyaksikannya. Hasilnya, koin bergambar Raja yang keluar. Itu artinya mereka akan menang.

Perang pun dimulai. Dan akhirnya mereka pun menang.

Menurut anda, kemenangan dalam berperang ini ditentukan oleh apa? NASIB? TAKDIR? KEBERUNTUNGAN? Ataukah KEKUATAN DOA?

Ada pula pandangan yang mengatakan bahwa hidup ini ditentukan oleh garis tangan. Lalu bagaimana dengan orang yang sejak lahir tak punya tangan. Apakah hidupnya tidak bisa ditentukan?

Jalani dan nikmati hidup ini seolah-olah baik adanya. Bagaimana pun hidup selalu punya dua sisi seperti mata uang. Baik buruk. Jelek Bagus. Kaya Miskin. Pintar Bodoh. Dan masih banyak lagi.

Kita dilahirkan untuk jadi pemenang. Born to be winner, katanya. Jadi menangkan perjuangan hidup ini meski kelihatannya mustahil. Bukan seberapa besar kekuatan diri sendiri atau besaran kekuatan lawan, tetapi seberapa anda yakin bahwa hidup adalah milik anda.

“Yes, we can!!!”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s