Pesona Jakarta


image

(Sumber foto: Dokumen pribadi)

Sebagai orang yang lahir dan besar di Jakarta, saya paham betul bagaimana kota ini telah mengalami perkembangan yang begitu pesat. Meski keinginan untuk travelling dan berkunjung ke kota-kota besar lain di dunia begitu membayang dalam benak saya tetapi Jakarta tak pernah dilupa, apalagi suasananya yang hampir serupa dengan kota metropolis besar dunia, semua ada di Jakarta pikir saya. Jakarta seperti kota yang tak pernah mati.

image

image

(Kemacetan Jakarta usai pulang kantor. Sumber foto: Dokumen pribadi)

Berbicara tentang kota-kota dunia, Trip Advisor secara rutin mengadakan survey tahunan dengan Jakarta disebutkan sebagai kota kedua termurah setelah Hanoi. Bila kita ke Hanoi dikatakan biaya total yang diperlukan hanya £ 92. Sedangkan Jakarta memerlukan £ 95, diikuti kemudian Sharm el Sheikh di Mesir (£ 96), Bangkok di Thailand (£ 97) dan Sofia di Bulgaria (£ 112).

Ada 48 kota-kota besar di dunia yang dibidik menurut biaya makan, minum anggur (wine) dan koktail untuk dua orang ditambah perjalanan taksi jarak pendek dua kali serta tinggal satu malam di sebuah hotel bintang empat. Hasilnya ditemukan bahwa London menempati urutan nomor pertama sebagai kota termahal di dunia. Diikuti selanjutnya Paris, New York, Stockholm dan Oslo sebagai lima kota besar termahal dalam soal biaya bagi pelancong.

Oh ya, perbandingan berikutnya mengapa biaya di Jakarta masih terjangkau bagi Pelancong asal luar negeri? Karena menggunakan taksi di Jakarta dalam dua mil masih paling terjangkau bila dibandingkan kota-kota lain. Berdasarkan pengalaman saya secara pribadi pun demikian. Taksi dianggap sebagai moda transportasi eksklusif bagi pelancong.

Saya jadi ingat kesan mereka yang baru pertama kali menginjak Jakarta. Mereka tidak saja kagum dengan gedung pencakar langit yang menghiasi Jakarta tapi juga surga belanja mulai dari yang paling murah hingga nilainya fantastis mahal semua ada.

Apa kesan anda tentang Jakarta? Jakarta adalah kota yang “keras” bagi mereka yang berusaha mencari hidup di sini. Itu sekelumit kesan dari rekan-rekan kerja saya di Jakarta dulu. Namun yang jelas Jakarta masih menawarkan pesona bagi siapa pun baik dari dalam maupun luar negeri.

Sumber bacaan:
http://www.dailymail.co.uk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s