Gembok Cinta “Eiserner Steg” & Katedral St. Peter di Regensburg


image

(Der Eiserne Steg atau gembok cinta menurut istilah saya di Regensburg. Sumber foto: Dokumen pribadi)

Anda pernah dengar jembatan cinta atau gembok cinta dimana sepasang kekasih mengikat janji lalu memasang gembok sebagai tanda ikatan yang tak terpisahkan, seperti terkunci tak bisa dibuka lagi. Yah, itu persepsi saya. Itulah cinta bila sudah terkunci, tak akan bisa dibuka kembali. Konon kunci dari gembok dilemparkannya ke sungai di sebelahnya untuk menandakan keabadian cinta.

Rupanya Regensburg punya Der Eiserne steg atau The ” Eiserner Steg” Bridge, jembatan kecil untuk pejalan kaki yang menghubungkan utara dan selatan lalu melewati sungai Danube dimana mereka memasang gembok cinta di sepasang jembatan tersebut. Dari sini pemandangan juga cukup indah.

Oh ya, saya dengar di Jerman sendiri ada beberapa “Eiserner Steg” atau jembatan gembok cinta. Artinya, Regensburg adalah salah satunya. Sayangnya saya tidak menghitung sudah berapa banyak gembok yang terpasang dan tidak menemukan sejarah pemasangan gembok pertama kali.

Regensburg adalah ibukota dari Oberpfalz, yang menjadi pertemuan dua sungai besar yakni Donau dan Regen dan berbatasan juga dengan Hutan Bayern. Regensburg merupakan salah satu situs warisan dunia yang diakui oleh UNESCO.

image

(Katedral Regensburg St. Peter atau Dom St. Peter yang bergaya gothik seperti pada umumnya bangunan gereja di wilayah Bayern. Sumber foto: Dokumen pribadi)

Satu yang menjadi ciri khas kota ini adalah Gereja Katedral St. Peter yang pertama kali dibangun pada tahun 700. Katedral ini kemudian dibangun kembali dan diperluas pada abad ke-11.

Pembangunan kembali dalam gaya Gothic dimulai tahun 1273 yang katanya dibangun terus menerus dan baru rampung sekitar tahun 1538. Butuh sepuluh tahun untuk mendirikan menara gereja pada tahun 1859 hingga 1869. Oh ya, jika kita hadir misa di Katedral ini pada minggu pagi maka anda akan mendengar panduan suara yang merdu dan khas anak-anak laki yang dikenal dengan “Domspatzen” itu.

Sayangnya kunjungan singkat ini tak menjelajah setiap sudut kota ini sehingga tak banyak gambar juga untuk merekamnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s