Mengapa Kesulitan Ada Dalam Hidup?


push

(Sumber foto: Dokumen pribadi)

Pepatah Jerman bilang, ” Schwierigkeiten sind die Herausforderungen im Leben” yakni bahwa kesulitan-kesulitan adalah tantangan dalam hidup. Lalu mengapa dalam hidup perlu ada tantangan?

Dulu saya begitu penasaran, apa yang menyebabkan sahabat pria yang dekat dengan saya ini berselingkuh padahal ia sudah menikah meski memang tak memakai cincin kawin. Jika disimak pernikahannya harmonis meski belum dikaruniai anak, isterinya super baik dan kehidupan perkawinannya baik-baik saja. Lalu apa dasarnya dia berselingkuh?

Dia pun menjawab begini, “Bu, jika hidup ini adem ayem saja tak ada tantangan. Perkawinan saya baik-baik saja malah jadi membosankan. Justru dengan berselingkuh, hidup saya jadi bergairah dan menantang.” Ini pria aneh mungkin menjadikan dalil selingkuh menjadi pembenaran.

Lalu dia menambahkan, “Kamu lihat! Kenapa banyak orang pakai Narkoba padahal hidup mereka sudah sukses, mapan, dan semua baik-baik saja? Karena hidup mereka monoton maka mereka mencari tantangan dalam hidup dengan menggunakan Narkoba.”

Heh!!! Diskusi dengan dia memang bisa sakit kepala. Tetapi saya menemukan lesson learned tentang kesulitan dalam hidup. Artinya, bersyukurlah jika dalam hidup kita diberi kesulitan karena kita masih diberikan tantangan yang membuat hidup ini terasa lebih indah, menarik dan tak monoton. Bukankah pepatah mengatakan, Life is never flat. Disitulah letak kesulitan supaya kita menemukan tantangan hidup.

Jadi terima kesulitan sebagai bagian dalam kehidupan. Bersyukurlah karena dengan kesulitan kita memahami bahwa hidup ini sebenarnya indah dan menarik.

Dulu sewaktu sekolah, saya selalu merasa percaya diri mengerjakan tugas sekolah sendiri. Saya berusaha sekuat tenaga agar saya bisa mengerjakan dan menyelesaikannya. Apakah semua tugas sekolah yang saya kerjakan pasti mudah? Tidak, saya kerap kali menemukan kesulitan. Saat sulit seperti itu, orang pertama yang saya mintai bantuan dan meraung-raung adalah Bapak saya. Baru kemudian orang lain seperti Guru dan teman-teman lainnya.

Apa yang saya petik dari setiap kesulitan? Kadang kesulitan hidup mampu kita kerjakan tetapi kadang kita perlu kekuatan Bapa di Surga. Artinya, kesulitan mendekatkan kita pada Tuhan untuk meminta pertolongannya lewat Doa dan amal perbuatan kita. Lalu kesulitan mendorong kita untuk membuka relasi kita agar lebih dekat dengan sesama. Hey, kita ‘kan makhluk sosial.

Kesulitan diciptakan agar kita mengenali jalan hidup yang kita tempuh. Bukankah saat kita sulit justru kita punya waktu refleksi diri dan mengenali potensi diri? Kesulitan diciptakan untuk mengukur potensi kita, seberapa mampu kita menyelesaikan apa yang sudah kita mulai?

Bukankah setiap kesulitan hidup itu tak pernah sama? Karena kesulitan itu datang dengan takaran masing-masing agar kita bisa belajar lebih baik lagi. Pada dasarnya hidup ini adalah proses belajar menjadi yang lebih baik. Bagaimana kita bisa belajar menjadi lebih baik lagi? Jawabnya, dari kesulitan hidup.

Percayalah dibalik kesulitan ada kemudahan. Memang begitu hukum alamnya, semua punya dua sisi. Kesulitan akan diiringi dengan kemudahan bagi yang lainnya. Jangan pernah putus asa dalam menghadapi kesulitan!!!

Saya selalu ingat pesan teman baik saya dalam status di skype, “There is always a person who helps you to move forward even in bad times.”

Untuk sahabat terbaik di ujung dunia sana, semoga tidak pernah berhenti berharap dan selalu bersemangat menyelesaikan kesulitannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s