Seputar Lebaran: “Zuckerfest”


Lebaran telah datang setelah 30 hari umat Islam berpuasa. Meski saya dan suami tidak merayakannya tetapi lebaran memberi arti bagi saya asal Indonesia yang mayoritas merayakan lebaran. Saya pun mewawancarai suami asal Jerman seputar tradisi berlebaran di Jerman.

Muslim di Jerman didominasi oleh bangsa Turki yang sudah menetap lama di Jerman hingga lebih tiga generasi. Bahkan beberapa rekan kerja suami juga ada yang berasal dari Turki. Jerman telah menjadi rumah bagi mereka karena di sini telah tumbuh perkumpulan budaya Muslim Turki di Jerman, masjid bahkan katanya sudah ada dari mereka yang meninggal lalu dikubur disini. Artinya, tradisi mereka cukup kuat termasuk berlebaran.

Dulu waktu kursus bahasa Jerman dengan tema ” Feiertag”, Hari Raya Idul Fitri disebut “Zuckerfest”. Jika anda belajar bahasa Jerman, pasti tahu bahwa Zucker dalam bahasa Indonesia artinya gula. Jadi lebaran disebut festival gula? Waduh soal istilah ini memang jangan tanya suami tetapi mesti bertemu orang Turki langsung.

Sementara ada pula yang menyebut “Ramadhan Bayram” yakni istilah lebaran yang memang dikenal sama pula di negeri asalnya, Turki. Seperti tradisi di Indonesia, akan ada saling kunjung mengunjungi antar famili dan keluarga, tak ada permusuhan.

Nah mungkin tradisi berikut bisa dikaitkan dengan “Zuckerfest” yakni anak-anak dalam tradisi Turki mencium tangan kanan yang lebih tua (Orangtua) dan kemudian akan diberikan permen karena sudah melakukannya. Jika di Indonesia, pengalaman saya sewaktu kecil yakni mencium tangan Mbah Perempuan, Eyang, Om, Tante, Pakde, Bude dari keluarga Mama lalu saya dapat “salam tempel” alias uang yang diberikan ke tangan saya hahahahaha…

Intinya dalam Lebaran, semua umat Islam kembali menyatu menjadi tradisi keluarga yang damai dan syahdu.

Ada pula yang mengatakan tradisi “Zuckerfest” bagi Muslim Turki di Jerman sebagai ekspresi sukacita sebagai berkat di akhir Ramadhan.

Ich wünsche allen Muslimen ein Frohes Zuckerfest!!! Selamat Hari Raya Idul Fitri 1435 H. Mohon maaf lahir dan batin ya!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s