Hal Sepele Dalam Wawancara Kerja yang perlu Diperhatikan Agar Sukses


2012-02-27 02.46.02

(Suasana perkantoran di malam hari di kawasan industri Singapore. Sumber foto: Dokumen pribadi)

Setiap orang yang sudah dipanggil untuk wawancara kerja berarti memiliki peluang untuk diterima dibandingkan sekian ratus atau ribu pelamar yang mengajukan lamaran pada posisi yang dilamar. Jadi mantapkan langkah anda agar anda berhasil dalam wawancara dan masuk pada tahap selanjutnya.

Berdasarkan pengalaman, di bawah ini saya akan menguraikan hal-hal yang anda anggap sepele tetapi sebenarnya memiliki poin yang bermanfaat bagi kesuksesan wawancara anda.

Sebelum wawancara:
1. Kenali perusahaan/organisasi yang anda lamar.
Kemudahan akses internet berpeluang bagi anda untuk mengecek perusahaan/organisasi yang anda lamar. Cari informasi sebanyak-banyaknya mengenai visi, misi, lokasi, capaian keberhasilan, dsb yang memang tersedia secara publik. Anda tak perlu menghafal, siapa nama Direktur Utamanya tetapi setidaknya anda paham organisasi/perusahaan tersebut.

2. Baca kembali rincian pekerjaan  (job description) dari posisi yang anda lamar
Mungkin sangking banyaknya lamaran yang anda kirim, anda lupa rincian pekerjaan posisi yang anda lamar. Itu wajar. Bahkan anda bisa berpikir bahwa anda bisa menyamaratakan posisi yang anda lamar, misalnya anda melamar Sekretaris Eksekutif maka anda berpikir seorang sekretaris berhubungan dengan surat menyurat padahal belum tentu demikian. Kembali lagi, perusahaan/organisasi memberikan nama posisi lamaran sesuai kebutuhan yang diperlukan.

3. Simulasi/latihan wawancara
Anda bisa saja menganggap wawancara kerja ini bukan pertama kalinya sehingga tak perlu simulasi. Padahal simulasi atau latihan akan mengurangi tension anda menghadapi wawancara sesungguhnya sekaligus memperkuat jawaban/respon apabila anda ditanya nantinya. Jika tak ada lawan bicara untuk simulasi, anda bisa latihan di hadapan kaca agar anda bisa memperhatikan respon anda saat ditanya.

4. Berdoa
Selain memohon berkat dari Sang Ilahi, berdoa diyakini membantu anda untuk lebih positif menghadapi wawancara.

5. Survey lokasi lamaran
Jika anda sudah tahu lokasinya, anda termasuk beruntung. Cek dulu lokasi wawancara yang akan diselenggarakan sehingga meminimalisir tersesat atau butuh waktu lama mencari saat hari wawancara. Gunakan juga google maps untuk membantu anda. Dengan demikian anda bisa memprediksi waktu keberangkatan agar tidak terlambat.

Saat wawancara:
1. Datang tepat waktu
Anda sudah bisa memprediksi perjalanan menuju lokasi wawancara. Usahakan datang setengah jam sebelum wawancara. Anda bisa gunakan untuk merapikan penampilan anda dan membuat diri nyaman sehingga ketegangan berkurang. Dengan datang lebih awal, siapa tahu anda diminta untuk mengisi form tertentu.

2. Pakaian yang pantas
Kesan pertama saat wawancara pertama kali adalah penampilan orang yang akan diwawancara. Bukan seberapa mahal atau seberapa bagus pakaian anda, tetapi hargai pewawancara dengan pakaian formal yang pas dan sesuai dengan anda. Jangan gunakan  warna pakaian terlalu mencolok atau perhiasan yang berlebihan bagi perempuan. Pakaian tampak bersih dan terlihat baik. Berikan kesan terbaik lewat penampilan perdana anda.

3. Ucapkan salam dan apresiasi
Berikan salam pembuka dan apresiasi atas kesempatan wawancara. Terseyum dalam wawancara. Anda juga bisa berbasa-basi agar tidak terkesan kaku.

4. Perkenalkan diri
Kenalkan diri anda dengan suara tegas dan jelas. Anda bisa menonjolkan prestasi pekerjaan anda sebelumnya yang berkaitan dengan posisi yang anda lamar. Jangan menjelek-jelekkan perusahaan/organisasi anda sebelumnya. Jangan pula memperlihatkan diri sombong.

5. Jujur dan terampil berkomunikasi
Terampil dalam berkomunikasi itu penting karena ini saat anda meyakinkan Pewawancara agar anda diterima. Buat kontak mata yang baik. Jangan terlalu banyak bicara sehingga terkesan bertele-tele. Berikan jawaban yang baik dan benar dengan memastikan anda paham pertanyaan yang diajukan pada anda. Anda bisa mengklarifikasi sebelum menjawab jika anda belum yakin.

Setelah wawancara:
1. Ucapkan terimakasih
Untuk memberikan penghargaan atas waktu wawancara, berikan ucapan terimakasih kepada Pewawancara. Tunjukkan bahwa anda berminat untuk posisi yang anda lamar.

2. Tahap selanjutnya
Agar anda bisa menunjukkan minat pada perusahaan/organisasi yang anda lamar, anda bisa bertanya apa tahap selanjutnya bila diterima di wawancara ini. Anda juga bisa bertanya perkiraan waktu proses penentuan wawancara sehingga anda bisa memprediksi keberhasilan anda melewati wawancara. Jangan anda bertanya perihal gaji atau keuntungan anda menjadi karyawan di perusahaan/organisasi tersebut karena wawancara ini adalah seleksi untuk tahap selanjutnya. Jika anda lolos wawncara, mungkin pertanyaan tersebut dapat diajukan.

Semoga berhasil dan sukses untuk anda!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s