Mitos Pecahkan Gelas: Scherben bringen Glück


image

(Sumber foto: Dokumen pribadi)

Pernahkah anda memecahkan gelas atau minum dari gelas yang sudah mau pecah dan sedikit gompal? Saya ingat jika saya memecahkan gelas sewaktu di rumah orangtua dulu maka mata mama akan mengarah kepada saya sambil bla bla bla dengan segudang nasihat. Intinya jangan sampai pecahan gelas kena kaki dan segera dibersihkan. Kadang malah mama saya sempat berpikir bahwa memecahkan gelas secara tidak sengaja semacam pertanda tak baik.

Lain lagi beberapa kali saya minum misalnya di restoran, saya dapati bibir gelas sudah gompal. Jika kedapatan mama atau teman saya yang lain yang paham mitos-mitos selalu berkata agar saya segera mengganti gelasnya. “Anak gadis tidak baik minum dari gelas seperti ini,” seru Mama misalnya. Saya tanya alasannya, jawabannya hanya tidak baik saja titik. Jadi saya ambil hal positif saja, bisa jadi saya terhindar dari luka atau masalah karena bibir gelas yang gompal.

Nah itu tadi versi Indonesia ya. Sekarang versi asal suami. Sebelum malam pernikahan, suami meminta saya memecahkan porselen. Rupanya malam jelang pernikahan dimanfaatkan beberapa pengantin di Jerman belahan selatan alias Bayern, memecahkan porselen bersama-sama. Unik ya!!! Bahkan tamu yang datang tanpa sengaja membawa porselen buat dipecahkan. Tradisi ini dinamakan ‘Polterabend’. Apakah Polterabend itu?

“Polterabend is a German wedding custom in which on the night before the wedding the guests break porcelain to bring luck to the couple’s marriage.” Dari asal kata ‘Poltern’ membuat gaduh dan ‘Abend’ malam menjelang. Jadi hal ini dilakukan untuk membawa keberuntungan bagi pasangan yang menikah. Porselennya juga bukan yang masih baru atau harga mahal, jadi bisa saja yang sudah mau pecah atau sudah gompal.

Kaitan dengan gelas pecah apa? Beberapa pagi lalu, suami mau buat kopi dengan gelas porselennya ternyata ia malah memecahkan gagang gelasnya. Saya terkejut dan langsung ambil gelas tersebut untuk dibuang karena takut bahaya. Wah, saya salah besar. Suami bilang memecahkan gelas pertanda keberuntungan. Scherben bringen Glück, katanya dalam bahasa Jerman.

Usut punya usut di beberapa negara, tidak hanya Jerman yang mengatakan memecahkan gelas membawa keberuntungan loh. Misalnya Romania, ada istilah semoga beruntung dengan mengatakan “Noroc” kepada mereka yang memecahkan gelas. Orang Rusia juga sama berpikir bahwa memecahkan gelas akan membawa kebahagiaan. Hal ini tidak jauh beda juga dengan orang Perancis yang berpendapat bahwa memecahkan gelas malah akan mendatangkan hal baik dan keberuntungan.

Sementara di negara Turki misalnya, berpendapat hal yang sama dengan mitos di Indonesia. Memecahkan gelas pertanda tak baik.

Memecahkan gelas disini maksudnya adalah secara tidak sengaja memecahkannya.

Boleh percaya atau tidak, ini mitos namanya. Saya sendiri berpikir bahwa jika saya memecahkan gelas, maka saya harus membersihkan serpihannya agar tidak melukai saya dan orang lain juga.

Bagaimana menurut anda? Adakah mitos lain tentang memecahkan gelas?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s