Food is Memory


Mi Phở yang diceritakan. Sumber foto: Dokumen pribadi.
Mi Phở yang diceritakan. Sumber foto: Dokumen pribadi.
“What keeps me motivated is not the food itself but all the bonds and memories the food represents.” (Michael Chiarello)

Suara telpon di henponku berdering. Nomor telpon yang tidak aku kenal. Aku ragu untuk mengangkat telpon itu apalagi nomor telpon tersebut berasal dari kode negara 84. Siapa yang telpon ya, pikirku. Aku bergegas mencari tahu kode negara tersebut. Oh, Vietnam. Siapa yang telpon dari negara tersebut? Lagi-lagi aku bertanya dalam hati.

Telpon sekali lagi berdering. Aku semakin penasaran. Lebih baik aku mengangkat telpon ini.

“Hallo?”

Rupanya abang sedang ada di Negeri Indochina. Ia sedang bertugas untuk beberapa hari. Ia bercerita panjang lebar soal keadaan dan pekerjaannya selama di kota tersebut. Ia bertanya balik tentang kondisi dan aktivitasku. Kemudian, ia mengajak aku ngobrol lewat skype. Dia mau tunjukkan sesuatu padaku, katanya. Oke, jawabku. Ia adalah sahabat yang sering memiliki kejutan yang bermakna.

***

Pertama kali aku mengenal abang, sahabat karibku ini lewat perjumpaan yang tak sengaja. Aku sedang duduk di depan Rathaus, mengamati sekelilingku. Waktu makan siang tiba, cacing dalam perutku mulai bernyanyi. Aku ingin beli makanan, tetapi apa daya uang dalam dompet kecilku tak ada. Hanya 2 Euro 70 sen. Aku minum lagi air putih dalam botol yang selalu aku bawa. Setidaknya minum mampu membuatku bertahan kala perutku sudah keroncongan.

“Oh Tuhan, aku lapar sekali,” perihku dalam hati.

Aku malas juga beranjak pulang. Tidak ada energi.

Tak lama berselang, seorang pria duduk di bangku bersama denganku. Bangku besi yang sama denganku. Bangku tersebut bergoyang menunjukkan seseorang hadir bersamaku.

“Woher kommen Sie?” tanya pria yang duduk di sebelahku.

Ia bertanya darimana asalku. Ia menduga aku berasal dari Asia karena melihat gantungan kunci tasku berbentuk gajah, khas negeri gajah putih. Ia berpikir mungkin saja aku berasal dari Thailand.

Tidak aku sangka, pria yang bertanya tadi berasal dari Indonesia. Wah, aku punya teman. Yeay!!!!

Perkenalan yang singkat. Lalu dia berkata, “Ich habe hunger.”

Kami pun bergegas ke restoran terdekat untuk mencari makan siang. Dia bilang dia akan membayar makan siang itu. Kami menghampiri restoran Vietnam yang letaknya tak jauh.

***

Suara telpon di layar monitor komputer berdering. Obrolan pun dimulai.

Abang sudah aku anggap sebagai kakak. Aku selalu menganggap dia bijaksana dan cerdas. Ia selalu memiliki solusi dari setiap permasalahan yang aku sampaikan.

Di monitor Komputer, ia tunjukkan aku semangkuk Phở, makanan khas negeri Vietnam. Saat menyantap makanan pokok negeri Indochina tersebut, abang jadi teringat padaku. Ia teringat bagaimana kami pertama kali bertemu dan berbagi cerita tentang hidup.

“Anna, makanan ini mengingatkanku pada pertama kali kita bertemu. Kita makan bersama di restoran itu. Kemudian kita berlanjut dengan berbagai cerita,” seru abang sambil menunjukkan semangkuk Phở padaku.

Phở adalah makanan pokok Vietnam. Mi Phở adalah salah satu makanan pokok selain nasi, terdiri dari mi beras, potongan daging, sedikit sayuran dan berkuah kaldu.

***

Bukan soal rasa yang tersedia dalam makanan itu, tetapi bagaimana kenangan dalam makanan itu yang mengingatkan kita untuk mengenang kembali masa lalu.

Buat saya dan abang, mi Phở tidak mampu mengobati rasa lapar dan rindu akan masakan tanah air kala kami berdua bertemu pertama kali tetapi kami menemukan persahabatan dan persaudaraan. Rasa itu melebihi rasa makanan yang kami makan saat itu hingga akhirnya kami bersahabat kini. Usai makan, abang seperti memotivasi aku untuk terus melanjutkan mimpi-mimpi. Mimpi untuk berani menjadi diri sendiri.

Pernahkah anda merasakan makanan hingga angan dan memori anda terkenang akan sesuatu atau seseorang dibalik makanan itu?

One thought on “Food is Memory

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s