Teknik Jadi Narasumber Berita


Suatu kali saya membaca berita yang tidak saya harapkan. Saya sudah membuat rilis yang bisa digunakan oleh media tetapi malangnya pemberitaan tersebut muncul. Mengapa? Karena kita tidak mungkin mengendalikan hal-hal yang sudah kita persiapkan dengan matang. Contohnya adalah media mengambil narasumber pihak lain di luar rilis yang kita buat.

Setelah kejadian itu, saya mengirimkan lima hal berikut ke beberapa rekan kerja yang acapkali menjadi narasumber berita agar dapat mempelajari teknik menjadi narasumber berita yang baik, seperti di bawah ini:

  1. Berpendapatlah dengan jujur!

Sampaikan opini anda yang jelas dan sederhana. Beri kesan bahwa anda bisa membantu wartawan untuk menjawab pertanyaan. Jika ada hal yang tidak diketahui sebaiknya ungkapkan dengan jujur bahwa anda tidak tahu. Tetaplah berpedoman pada fakta yang anda ketahui, bukan yang ingin anda ungkapkan.

  1. Jangan pernah berkata “off the record”!

Bagaimana pun anda tidak mungkin mengendalikan wartawan dengan mengatakan hal-hal yang sifatnya rahasia tetapi anda terlanjur ungkapkan. Sebaiknya berhati-hati saat anda diminta respon yang menyangkut opini atau pendapat publik.

  1. Hindarilah gosip, spekulasi, kritik atau kecaman!

Jika ada hal-hal yang menurut anda tidak tepat untuk disampaikan karena bukan wewenang atau kapasitas anda, sebaiknya jangan diungkapkan. Segera klarifikasikan informasi atau kesalahan yang anda ucapkan saat wawancara. Minta nomor/alamat kontak media bilamana diperlukan untuk klarifikasi.

  1. Bersiaplah untuk menghadapi wartawan dengan persiapan jawaban!

Jika anda yakin dapat menjawab pertanyaan wartawan, sebaiknya anda juga perlu meminta beberapa pertanyaan di awal dulu sehingga anda bisa mempersiapkan jawabannya. Berpikirlah sebelum berpendapat sehingga apa yang anda sampaikan sesuai dengan konteks pertanyaan dan tepat sasaran.

  1. Buatlah pesan anda secara positif!

Setiap kesempatan yang diberikan oleh wartawan, pastikan apa yang anda ungkapkan menjadi hal yang positif untuk disampaikan ke publik. Meski media menggiring anda ke arah yang kontroversial, arahkan pernyataan anda menjadi pesan yang positif untuk disampaikan. Jangan mudah terprovokasi oleh pertanyaan yang menggiring anda untuk beropini negatif!

Semoga lima langkah tersebut dapat membantu anda menjadi narasumber berita yang layak dan tepat sasaran. Jadikan setiap kesempatan wawancara menjadi media yang apik untuk mengangkat hal-hal positif dalam berbagai sisi kehidupan!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s