Mengapa Kita Berbagi?


image
“Happiness is simple when it is shared to others” Sumber foto: Dokumen pribadi

“Ini buatmu!” kata anak kecil berambut sebahu, berbando merah dan berbaju atasan putih dengan rok lipit merah selutut kepada teman berseragam sama dan duduk di sebelahnya.

“Terimakasih Anna” sahut temannya sambil menerima pemberian kue coklat yang dibawanya dalam kotak makan.

Nama gadis kecil itu Anna.

Mereka berdua sibuk mengunyah kue coklat yang dibawa Anna dari rumahnya. Mereka duduk berdua layaknya sahabat di bawah pohon, depan ruang kelas. Teman sebelahnya tampak senang mendapati kue coklat pengisi sela-sela istirahat sekolah.

“Apa kau suka kue coklat, Anna?” tanya teman sebelahnya sambil melap lumuran kue coklat di mulut dengan kedua tangannya.

“Iya, aku suka kue coklat” kata Anna. “Ibuku sengaja membuatkannya untukku” ujarnya sekali lagi. Anna tampak mengunyah kue coklat dan kedua tangannya sibuk mencari botol minuman dalam tas.

Gaya khas dua orang yang bersahabat usia 9 tahun seperti orang dewasa. Anna menikmati kue coklat favoritnya sedangkan teman sebelahnya yang dianggap sahabatnya, menganggap kue coklat seperti orang dewasa yang mendapatkan undian berhadiah.

“Anna, jika kue coklat ini kesukaanmu, mengapa kau membagikannya untukku?” tanya sahabat Anna. Kini teman sebelah Anna seperti sudah selesai menghabiskan kue coklatnya.

Anna yang sudah selesai minum pun, menjawab “Aku membagikan kue coklat padamu karena aku bahagia.”

Sahabatnya terdiam tak mengerti penjelasan Anna.

“Kata mama, bahagia itu bisa terwujud jika kita bisa berbagi. Dan aku ingin kebahagiaanku terwujud, jadi aku membagikan kue coklat padamu” kata Anna menjelaskan.

Tampak sahabatnya mengangguk dan memahami penjelasan Anna.

“Apakah kau bahagia dengan memberikannya padaku, Anna?” tanya sahabatnya kembali.

“Ternyata mama benar, setelah aku membagikan milikku, aku menjadi bahagia. Hey, bahagia itu jika kita bisa berbagi bersama dengan orang lain,” jawab Anna.

***

Mengapa kita harus berbagi dengan orang lain? Terkadang kita begitu merasa pelit dan irit untuk membagikan milik kita pada orang lain. Padahal jika ditelusuri, setiap hal yang sudah dibagikan pada orang lain akan dibalas lebih baik, lebih banyak dan lebih besar lagi.

Jangan takut membagikan apa yang dimiliki!!! Karena itu adalah cara kita bersyukur dan kemudian bahagia.

“Happiness is simple when it is shared to others”

*Terinspirasi dari seorang sabahat yang sudah banyak berbagi dan kini sudah bahagia di Surga.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s