Lihat Perempuan Itu, Anda Akan Tahu Siapa Suaminya! *


sumber foto: Dokumen pribadi

*Sieh dir die Frau an, und du kennst Ihren Mann. Saya dengar peribahasa bagus yang konon katanya dari Spanyol ini dari suami saya. Jadi bisa dikatakan bahwa jika orang itu berjodoh maka mereka akan mirip atau tipikal sama satu dengan yang lain. 

Peribahasa ini juga berkaitan dengan cerita yang saya dengar saat di kereta. Ada tiga orang perempuan Jerman yang sudah tua dan duduk di seberang kereta yang saya tumpangi. Mereka sedang bergosip menceritakan tetangga mereka. Perempuan pertama bercerita tentang kelakuan si isteri yang kerap berteriak kasar kepada anak mereka. Perempuan kedua dan ketiga menanggapinya serius, mengapa kelakuan tetangganya itu begitu. Lalu perempuan pertama menjelaskan bahwa sering terjadi keributan atau kegaduhan yang mengganggu tetangga sekitarnya. Nah yang menarik menurut saya saat kedua perempuan di kereta itu, perempuan kedua dan ketiga, bertanya seperti apa suami dari isteri yang suka berteriak-teriak itu.

Jawaban perempuan pertama itu begini,  Seht euch die Frau an, und Ihr kennt ihren Mann” (Kalian lihat isterinya maka akan tahu seperti apa suaminya). Artinya suaminya tidak jauh berbeda tipikal karakternya dengan isterinya. Lalu mereka semua yang mendengarnya tertawa bersama-sama. Perempuan pertama nyeletuk lagi, “Ich kenne den Mann nicht, aber das ist genau.” (Saya memang belum tahu suaminya, tetapi pepatah itu benar bahwa suami tidak berbeda jauh dengan isterinya).

Katanya sih ini peribahasa dari Spanyol bahwa pasangan hidup yang berjodoh akan mirip satu sama lain seiring usia pernikahan mereka. Saya juga pernah menulis artikel serupa di sini  tentang topik tersebut. Namun hasil penelitiannya belum kekinian, istilahnya. 

Baru-baru ini saya baca jurnal psikologi, meski hasil penelitannya sudah dirilis lama, tentang kemiripan pasangan suami isteri seiring dengan usia perkawinan. Adalah Robert Zajonc, seorang Psikolog Sosial dari Universitas Michigan, USA yang berpendapat adanya pertukaran emosi antara suami isteri satu sama lain dari tahun ke tahun akan menimbulkan kemiripian.

Kalau anda suka dikatakan berjodoh dengan pasangan anda hanya gegara anda mirip, itu benar. Mengapa? Meski menikah adalah dua orang yang berbeda, namun faktor kebiasaan dan berbagai kesamaan seperti selera humor kian hari menumbuhkan kemiripan.

Kemudian hasil uji Zajonc ini diteliti kembali tahun 2006 oleh para ahli dari University of Liverpool, Inggris yang mengambil sampel pasangan suami isteri berdasarkan foto dan tes kepribadian. Hasilnya dikutip begini, “possessing personality traits that are attractive may be causal in making a face attractive.”

Jadi bukan hanya mitos jika anda mirip maka berjodoh. Itu benar. Malahan, Zajonc mengatakan bahwa semakin lama dan bahagia pernikahan maka pasangan akan semakin mirip wajahnya satu sama lain. 

Bagaimana menurut anda?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s