Bukan Darimana Kamu Berasal Tetapi Kemana Kamu Melangkah: 5T Bagi Remaja


Sumber foto: Dokumen pribadi

Apa yang membentuk hidup saya selain buku bacaan? Traveling atau perjalanan. Di sana saya bisa berjumpa berbagai karakter orang dari berbagai bangsa dan suku. Salah satunya kalimat bijak saya dapatkan tertera di dinding itu saat traveling dalam bahasa Inggris, “It is not where you come from, it is where you are going.” Bukan darimana kamu berasal, tetapi kemana kamu melangkah. Bukan latar belakangmu yang menentukan, tetapi tujuan yang membawamu.

So,bagi kamu yang masih remaja jangan pernah takut memulai langkah hidup. Nyatanya hidup tidak menuntut seberapa tinggi pendidikan kamu, seberapa banyak uang kamu atau sejauh mana kebesaran latar belakang keluarga kamu, tetapi seberapa kamu berani memulainya. Kamu bisa!!!! 

Hey remaja, tujuan kamu di depan ditentukan langkah yang kamu buat sekarang! Ini bukan soal nasib, takdir atau garis tangan. Mari berbuat sesuatu sekarang!

1. Tulislah visimu dalam 5 – 10 tahun ke depan!

Saya seperti sekarang adalah apa yang dituliskan 15 tahun lalu dalam selembar kertas, visi hidup. Apa yang saya tulis tidak 100% mendekati tetapi sebagian besar terjadi. Mengapa kita perlu visi? Karena visi menentukan langkah hidupmu. Bagaimana kamu tahu arah tujuanmu tanpa visi? Buat visi dalam jangka periodik 1 tahun, 5 tahun, 10 tahun dsb. Visi berisi tujuan yang objektif, terukur dan ‘masuk akal’. Kamu tidak bisa menuliskan, ‘Saya akan jadi orang paling bahagia 10 tahun lagi’ tetapi misalnya kamu menulis, ‘Saya akan kuliah di Universitas di Jerman jurusan Psikologi 10 tahun lagi’. 

2. Tentukan itu jadi rencana hidupmu!

Setelah tahu visimu, tentukanlah rencana hidupmu! Bagaimana caranya? Petakan itu jadi misi hidupmu, tahap-tahap untuk meraihnya. Jika 10 tahun lagi kamu bisa mewujudkannya, maka setiap tahun apa saja yang jadi rencanamu? Rencana hidup akan membimbingmu meraih visi. Misalnya, visi hidup kuliah di universitas negeri dalam 5 tahun berarti rencananya berisi dengan nilai rapor rata-rata 8, ikut les bimbingan, kurangi aktivitas yang tidak perlu, dsb.

3. Tanyakan pada mereka yang berpengalaman, senior dan lebih ahli! 

Untuk sampai pada visimu, belajarlah pada orang yang kamu anggap senior, berpengalaman dan handal. Bahkan untuk mendaki ke puncak gunung, kamu perlu mengikuti jejak kaki yang sudah ada sebelumnya ketimbang membangun jalan yang baru. Hal ini memudahkan kamu meraih visi kamu. Ingat pula manusia adalah makhluk sosial, mereka memerlukan orang lain dalam hidupnya.

4. Taruhlah dalam setiap doamu pada Tuhan!

Bawalah visimu menjadi doa pada Tuhan. With God, all things are possible. Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Jadi mulailah katakan lebih detil kehendakmu pada Tuhan! Jika Tuhan tahu keinginanmu, Dia pasti tahu apa yang kamu butuhkan sebenarnya.

5. Tetapkan jadi komitmenmu, teruslah konsisten menggapainya!

Kata orang bijak, mereka yang sukses dan berhasil berasal dari minat dan bakat yang berjumlah 1%. Lalu sebagian besar 99% berasal dari kerja keras. Selalu ada bayaran bagi mereka yang sudah berkeringat, bekerja tanpa lelah dan terus mencoba. Mengapa? mereka yang demikian selalu konsisten dan komitmen. Jika kamu bisa konsisten untuk menjalankan misi yang jadi rencanamu, niscaya kamu sudah menggenggamnya lebih baik, ketimbang mereka yang tanpa tujuan saat remaja.

So, are you ready now? 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s