Tips Bekerjasama dengan Orang Bertipe Complex/Complicated (Rumit)


Dalam pergaulan sehari-hari seperti dunia kerja atau segala sesuatu yang membutuhkan kerjasama tim, anda pasti pernah menemukan tipe orang yang rumit. Mereka akan mudah dikenali ketika gaya bekerja mereka yang  tidak sesederhana seperti yang kita pikirkan. Oleh karena itu mereka disebut pribadi yang kompleks/complicated/rumit. Malahan sering membuat kekhawatiran bakalan terjadi sesuatu atau suka mencemaskan segala hal dalam rencana pekerjaan. Padahal kenyataannya tidak demikian, semua baik-baik saja.

Sebagai contoh, ada sebuah proyek peluncuran produk baru yang akan dihadiri oleh pejabat publik dan tokoh penting lainnya. Mereka yang bertipe rumit memiliki banyak kelebihannya dalam kerjasama tim. Mereka berpikir detil dan rinci yang mungkin tidak dipikirkan oleh yang lain. Konsep mereka bagus soal ide acara dan urutannya, bahkan ide cemerlang mereka sulit dijelaskan dalam kata-kata.

Jadi dibalik kelebihannya ada kelemahannya, ketika kemampuan berkomunikasi tipe rumit sangat rendah. Tak jarang orang bertipe rumit sering bermasalah dalam relasi kerja sama dengan yang lain. Kalimat yang meluncur dari orang bertipe rumit bisa saja menyinggung perasaan orang lain, meski maksud mereka ketika diklarifikasi tidak demikian.

Selain itu, pola pikir mereka bertipe rumit bisa berada di luar konteks sesungguhnya. Misalnya, dalam peluncuran produk baru mungkin ada media yang datang dan menuliskan hal negatif dari produk. Ketika orang dalam tim berpikir hal-hal baik dan optimis berjalan lancar, si tipe rumit berpikir lain. Akhirnya meminimalisir kekhawatiran diputuskan bahwa media briefing sebelum acara, dilaksanakan press conference dan dipersiapkan press release.

Si tipe rumit begitu sulit menentukan pilihan ketika muncul banyak tawaran atau pilihan. Mereka penuh pertimbangan dan perlu waktu untuk menyeleksinya, sementara bagi orang lain itu mudah dan tak sulit. Kadang orang sekitar beranggapan tipe rumit adalah orang yang cerdas dan pintar padahal mereka hanya butuh berpikir lebih lama.

Tips bekerjasama dengan tipe rumit

1. Tempatkan si tipe rumit jadi bagian steering committee (SC) atau tim pengarah. Mereka cukup baik soal konsep dan ide yang runtut. Jika dtempatkan jadi tim teknis, kecenderungannya mereka sering berkonflik atau bersitegang dengan yang lain.

2. Si tipe rumit merupakan pengamat yang baik. Libatkan mereka untuk mengamati sesuatu misalnya saat gladi resik.

3. Minimalisir keraguan dan kekhawatiran si tipe rumit dengan rencana kerja (work plan) yang rinci. Yakinkan mereka bahwa semua baik-baik saja sesuai rencana.

Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s