Ini Bahayanya Kejebak Masa Lalu



Saya baru baca buku analisa tulisan yang dipengaruhi oleh perangkap kehidupan masa lalu. Nyatanya peristiwa hidup di belakang anda masih menyisakan perangkap untuk tidak bisa “move on” yang terekam dalam garis dan isi tulisan tangan.

So, lepas dari buku tersebut maka saya mengajak anda semua agar tidak kejebak pada masa lalu sehingga terperangkap dan sulit keluar. Yang lain sudah berjalan 200 meter di depan, sementara anda masih di titik nol meraung-raung tak terima kenyataan.

Hmmm, jadi apa bahayanya terjebak pada masa lalu? Yuks di bawah ini:

1. Aura pribadi yang suram

Aura dimaksudkan “anda diri sebenarnya”. Nah, mereka yang kejebak masa lalu akan memunculkan pribadi yang suram. Banyak orang sekitar melihatnya tak menarik dan terkesan. Malahan ada yang bilang mereka yang kejebak masa lalu, auranya ketutup. 

2. Rentan terhadap psikosomatis

Memendam masalah emosional tentu bisa berujung pada ketidakberesan fungsi tubuh sehingga memunculkan gangguan kesehatan. Belum lagi pengalaman masa lalu yang buruk memunculkan emosi negatif, jika berujung traumatik yang berbekas malahan bisa jadi gangguan fungsi tubuh. Ini gejala psikosomatis.

3. Membangun benteng

Mereka yang kejebak masa lalu tak jarang membangun benteng pemisah antara dirinya dengan orang lain. Mereka jadi sulit berkompromi dengan kenyataan. Bila benteng yang dibangun begitu kokoh, tak mudah bagi orang lain untuk masuk. 

4. Hidup dalam khyalan

Masa yang seharusnya sudah berlalu bagi mereka yang kejebak masa lalu, ini belum berlalu. Mereka yang hidup dalam khayalan masih menganggap masa lalu jadi romansa kenangan atau pengaruhnya begitu kuat sehingga menjadi luka batin. Reality, bukan fantasy! Jika tidak bisa mengendalikan daya khayal mereka yang ‘menggila’ bisa membahayakan diri sendiri juga orang lain.

5. Tangan mengepal

Mereka yang kejebak masa lalu menggengam erat peristiwa itu dalam tangannya. Ini yang disebut tangan mengepal. Mereka tak mau melepaskan masa lalu, kuat menggenggam dan sulit membuka tangan untuk masa sekarang dan masa depan. Jika terlalu kuat mengepal masa lalu dalam tangan anda, jangan salahkan bila ‘luka batin’ anda sulit disembuhkan.

Seorang bijak berkata bahwa kita tidak bisa kembali ke masa lalu tetapi bisa memperbaiki masa depan. Berdamailah dengan waktu!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s