Tips Jalankan Citra Diri Positif Dalam Bekerja


Semua orang yang bekerja dalam suatu kantor selalu berharap dapat disukai dan jadi orang yang menyenangkan. Selain jadi pribadi yang disukai dan menyenangkan, tentu kita pun ingin membangun citra diri yang positif dengan kemajuan kinerja yang lebih baik, bukan lebih buruk. Apa pun yang terjadi di kantor terkadang citra diri jadi ikutan terjebak dalam suasana mood, permasalahan, beban kerja atau pertemanan intra kantor.

Berikut adalah tips jalankan citra diri positif dalam pekerjaan:

1. Jadilah diri sendiri, tidak berpihak apalagi ikutan geng pertemanan

Dalam suatu komunitas pasti ada sejumlah geng pertemanan yang dibangun karena kesamaan minat, letak geografis rumah, sebaya atau seumur, gaya hidup dan lain sebagainya. Geng pertemanan menimbulkan ikatan kuat sehingga satu sama lain saling mendukung entah sifatnya negatif maupun positif. Kelemahannya ketika kita tidak bersama dengan orang yang dalam geng pertemanan yang sama, kita menjadi canggung atau tak nyaman. Nah jika kita bisa berteman dengan siapa saja, tidak berpihak atau malahan tidak ikut geng pertemanan maka kita punya citra diri yang kuat, jadi diri sendiri sudah cukup.

2. Tidak terpengaruh politik kantor

Mungkin kita mendengar ada semacam intrik yang terjadi di kantor. Bahkan beberapa orang berbisik tentang politik kantor. Lalu apa yang dilakukan? Tahu boleh, tetapi tidak cari tahu. Jika anda sudah berada di dalamnya sebaiknya keluar dan menyibukkan diri. Buat apa cari susah yang belum tentu menguntungkan anda juga, ya kan?!

3. Tidak ikut bergosip

Selalu ada pemicu untuk bergosip di kantor atau ada orang yang memang menjadikan gosip sebagai kebiasaan. Nah agar tidak menimbulkan masalah dengan citra diri anda di kemudian hari, sebaiknya hindari bergosip di kantor. Jika diajak bergosip, silahkan pilih aktivitas yang menyenangkan lainnya. Bisa jadi pekerjaan anda tak pernah usai untuk diselesaikan. Jadikan ini alasan ketika anda diajak bergosip.

4. Bersikap asertif

Asertif yang dimaksud yakni kemampuan menyatakan pendapat atau sikap. Bila setuju, ungkapkan alasan anda. Atau jika tidak sependapat maka nyatakan apa yang melatarbelakangi ketidaksetujuan anda. Asertif itu tidak ikut-ikutan atau terpengaruh. Malahan rumus asertif yakni ‘I okay, You okay’. 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s