Mereka Perempuan ‘Drama Queen’


Drama queen? Pernahkah anda mendengar sebelumnya? Kata ini biasanya yang mensyaratkan para pria untuk menjauhi tipe perempuan yang suka jadi ‘drama queen’ dalam suatu hubungan. Lalu, apa sih ‘drama queen’ itu?  

Sedikit banyak saya belajar loh tentang psikologi. Menurut APA semacam asosiasi psikiatri di Amerika, ‘drama queen’ digolongkan dalam jenis gangguan kepribadian. Pernah tahu histrionic personal disorder (HPD)? Jadi ‘drama queen’ digolongkan dalam HPD karena perilakunya yang berlebihan untuk cari perhatian hingga membuat pola dramatis yang meyakinkan orang lain, karena sifatnya manipulatif.

Mengapa saya membicarakan ini? Bisa jadi terlalu banyak tayangan televisi yang bisa memicu orang menjadi ‘drama queen’ karena ada inspirasi. Misalnya ada adegan pelaku yang ingin bunuh diri lalu dicegah oleh beberapa orang kemudian adegan nekat ini menyedot simpati banyak orang untuk berbelaskasih dengan pelaku. Adegan ini jika tidak dipahami secara bijak justru malah jadi pemicu untuk berperilaku serupa.

Sejauh ini memang ‘drama queen’ masih didominasi perempuan, namun sebenarnya tidak menutup kemungkinan pria juga bisa berlaku demikian. Kini saya membahas perempuan saja yang intens ditemui punya tipe ‘drama queen’ yang tergambar berikut:

1. Moody

Seperti seorang aktor mereka bisa memerankan berbagai adegan menangis, tertawa bahagia, marah, sedih dll yang berubah-ubah tergantung suasana hatinya. Orang sekitar tidak bisa menebak bagaimana sesungguhnya yang dirasakan si ‘drama queen’ karena emosinya yang bergerak cepat.

2. Selalu punya cerita untuk diceritakan

Mereka si ‘drama queen’ selalu punya kisah yang tak pernah berhenti untuk diceritakan. Kemarin dia cerita kucing peliharaannya. Hari ini dia cerita tetangganya. Besok dia cerita kakaknya. Padahal dia pernah cerita bahwa ia tidak suka memelihara kucing, tetangga rumahnya baru saja pindah dan sebetulnya dia adalah anak pertama. Hello? Mereka pandai mengarang cerita seperti drama, bahkan kisah hidupya seperti novel. 

3. Suka cari perhatian

Mereka yang suka cari perhatian biasanya melakukan segalanya berlebihan, misal tertawa berlebihan atau menangis berlebihan seolah-olah tidak alami atau natural. Hal ini membuat orang memperhatikan atau jadi pusat perhatian. Ada pula cari perhatian lewat status yang dipostingkan sehingga ingin diperhatikan atau disukai.

4. Mendramatisir hal sepele

Bagi ‘drama queen’ hal sepele seperti pacar datang terlambat menjemput bisa jadi drama perselingkuhan yang dibuatnya, misalnya dia jadi menuduh pacarnya berselingkuh. Lalu si ‘drama queen’ bisa marah tak wajar hingga menjadi drama seperti layaknya sinetron, marah-marah di tempat umum. Berbagai hal sepele bisa menjadi menghebohkan bagi mereka, malah justru mengancam orang lain.

5. Kecenderungan pada perilaku membahayakan

Tidak semua tetapi sangking manipulatifnya si ‘drama queen’ mereka bisa melaksanakan apa saja yang membahayakan diri sendiri atau orang lain. Ini semacam ancaman  agar keinginannya terpenuhi. Atau mengeluh sering sakit berlebihan, ini juga membahayakan namun bagi ‘drama queen’ ini menyenangkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s