Satu Hal Tabu Saat Berpergian


cimg0975
Sumber foto: Dokumen pribadi.

Suatu waktu saya bersama satu reporter dan satu cameraman sedang berada di Aceh untuk membuat film dokumenter. Kami berada satu minggu di dua lokasi pedalaman di Aceh untuk melihat bagaimana komunitas pemberdayaan perempuan dapat memajukan perempuan secara ekonomi melalaui usaha kredit rakyat. Tentu beberapa pertanyaan yang dibuat adalah mengenai kemandirian dan perjuangan para perempuan ini ditinggal suami pergi bergabung dengan golongan tertentu.

Di waktu makan malam, penduduk setempat mengajak makan bersama. Saat itu saya tertarik membicarakan dan berdiskusi dengan mereka tentang konflik yang pernah muncul di Aceh. Lalu salah seorang pria menjawab “Kami tidak suka membahas masalah politik di sini. Lagipula itu tidak baik bagi kami. Tabu!” Saya langsung minta maaf kepada mereka. Rupanya tidak baik jika kita ‘kepo’ seperti itu.

Lanjut saat saya traveling ke Pnom Penh, Kamboja dan cari tahu ke penduduk lokal tentang konflik masa lampau yang terjadi. Staf hotel tempat saya menginap juga memperingatkan saya untuk tidak membicarakan hal itu di sini (Kamboja) kepada penduduk setempat yang belum dikenal baik. Menurutnya saya adalah seorang wisatawan dan hal itu tidak patut diketahui. Lagi-lagi bahwa masa lalu itu bisa jadi tabu dan sensitive diceritakan kembali, apalagi dengan orang asing seperti saya.

Demikian pula yang terjadi di Jerman. Negara ini pernah dikenal saat masa perang dunia yang lalu. Satu hal yang tabu dan sebaiknya tidak dilakukan adalah membicarakan apa yang terjadi di masa lalu. Bahkan mereka sebagai penduduk lokal enggan membicarakan kejadian masa lampau yang dianggap kekejaman perang.

Memperhatikan hal di atas, sebaiknya jika kita berkunjung ke suatu tempat tidak membicarakan masa lalu yang berkaitan dengan politik atau hal-hal yang menimbulkan konflik perang di situ. Berlakulah sopan dengan tidak cari tahu karena itu membuat mereka tidak nyaman mengingatnya lagi. Jika anda cari tahu, sebaiknya datang ke museum atau tempat bersejarah yang dijadikan sumber informasi. 

Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s