Apa yang Seharusnya Dilakukan Saat Diundang Keluarga Jerman Makan Malam Formal?


Contoh makanan. Sumber foto: Dokumen pribadi.

Hari yang ditunggu tiba, saya dan suami dapat undangan makan malam dengan jamuan ala keluarga Jerman. Sebenarnya saya agak ragu untuk datang karena saya tidak terbiasa dengan table manners dan etiquette  makan formal seperti di film-film. Namun jamuan makan malam ini sifatnya kekeluargaan diadakan di rumah. Lagipula peserta jamuan cuma saya dan suami ditambah keluarga pengundang yang juga sama-sama pengantin baru, jadi saya turut juga. Saya berpikir ini akan jadi pengalaman berharga untuk dituliskan.

Berikut 10 hal yang sebaiknya diketahui saat dapat undangan jamuan makan formal ala saya:

1. Berikan hadiah kepada tuan rumah

Saat saya tahu dapat undangan jamuan, saya langsung cari tahu apa yang sebaiknya dilakukan pertama kali saat tiba di rumah pengundang? Perlukah hadiah buat tuan rumah? Akhirnya saya dikasih tahu suami bahwa kita perlu bawa kado buat tuan rumah. Kami sepakat memberikan bunga hidup yang indah. Rupanya si isteri empunya rumah sangat suka dengan bunga tersebut.

Hadiah memang bukan keharusan. Pengalaman saya, saya perlu mencari tahu kesukaan tuan rumah. Jangan sampai hadiah malah membuat runyam suasana saat di awal perjumpaan!

2. Datang tepat waktu!

Dianggap tidak sopan bilamana kita datang terlambat menghadiri undangan si empunya rumah. Namun juga jangan datang terlalu awal, seperti sejam sebelumnya. Datanglah tepat waktu! Pengalaman saya dan suami sudah datang tiga puluh menit sebelum waktunya, maka kami tunggu di mobil sampai 5 menit sebelumnya.Kami khawatir mereka belum siap.

3. Bedakan urusan bisnis dan keluarga

Dalam obrolan mereka juga cukup tahu mana pembicaraan bisnis dan keluarga. Ketika mereka katakan bahwa ini sifatnya kekeluargaan, maka yang dibicarakan soal kehidupan keluarga. Orang Jerman merupakan orang yang tertib untuk tidak mencampuradukkan masalah keluarga dan bisnis. Jadi saat obrolan dimulai, lupakan percakapan pekerjaan kecuali mereka memulainya. 

Namun jika empunya rumah mengatakan undangan makan malam soal bisnis, sebaiknya tidak membicarakan politik apalagi anda bukan teman dekat.

4. Ikuti table manners yang disediakan tuan rumah

Supaya tidak grogi atau nervous, saya mengikuti apa yang dilakukan tuan rumah. Dalam tabble manners, duduknya pasti melingkar sehingga setiap orang bisa melihat satu sama lain. Ingat ya kontak mata itu perlu,terutama saat berbicara dan angkat gelas buat toast sambil berkata ‘Prost!’ untuk minum bir pertama kali. Bir selalu layak disajikan untuk berbagai pertemuan.

Ambil makanan sesuai giliran atau tunggu sampai dihidangkan. Tunggu sampai tuan rumah kasih kode bahwa anda harus mencoba makanan ini itu buatan mereka. 

5. Jangan memakan makanan langsung dari tangan!

Apa pun makanan anda atau apa pun yang biasa dimakan langsung dengan tangan, sebaiknya tidak dilakukan. Gunakan pisau di tangan kanan dan garpu di tangan kiri. Sesulit apa pun tetap gunakan peralatan makan anda, tidak menyentuhnya dengan tangan. Anda dapat melakukannya bila acara non formal atau barbeque di luar. 

Oh ya untuk sendok besar digunakan mengambil makanan sejenis sup. Untuk sendok kecil, digunakan makanan sejenis dessert

6. Hormati makanan! Jangan bersendawa, tertawa keras atau makan sambil berbicara

Gunakan lap mulut atau serbet agar makanan anda tidak terlihat belepotan. Letakkan serbet di paha atau di sebelah kanan tangan anda. Jangan buat serbet kelihatan lecek/kusut! Jika ingin berbicara sebaiknya habiskan makanan anda dalam mulut! Jangan pula bersendawa atau tertawa keras-keras, bersikap anggun sebagai tamu!

Sebaiknya agar tidak menggangu, silent hape anda. Jangan gunakan hape saat makan malam formal!

7. Selalu sampaikan ‘Guten Appetit’ saat mulai makan bersama

Orang Jerman selalu mengucapkan selamat makan atau ‘Guten Appetit’ kepada rekannya saat menikmati makanan bersama-sama. 

8. Jangan tinggalkan sisa makanan dalam piring!

Oh ya, sebaiknya habiskan makanan yang sudah diambil. Bila makanan ala buffet, anda bisa mengambilnya sedikit saja. Daripada anda mengambil makanan banyak namun kemudian meninggalkannya di piring, itu tidak sopan. Jika makanan itu given, sesuai porsinya maka anda dapat mengatakan bahwa porsinya terlalu besar. Hal ini perlu disampaikan agar mereka tahu bahwa anda meninggalkan makanan karena porsi makanan yang besar dan anda sudah cukup kenyang. Namun sebaiknya habiskan makanan yang tersedia di hadapan anda. 

9. Jika menolak makanan, katakan dengan sopan!

Misalnya anda ingin menolak makanan seperti makanan yang sebabkan alergi atau diabetes, anda bisa tolak secara halus dan sopan. Katakan jujur! Namun sepanjang yang saya tahu, tuan rumah biasanya cari tahu jenis makanan yang bisa dikonsumsi semua termasuk tamunya, apalagi tamunya cuma dua seperti yang saya alami.

10. Beri kesan positif soal makanan, bila perlu pujilah!

Terakhir berilah kesan positif sebagai tamu dengan memuji makanan yang sudah disediakan. Selain memuji, saya tanya-tanya soal resep mereka sehingga terasa enak. 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s