Menjelajahi Kota Siem Reap, Kamboja


Perbatasan Thailand – Kamboja. Sumber foto: Dokumen pribadi.

Menjangkau Siem Reap ternyata lebih dekat dari Thailand, ketimbang negara-negara lain seperti Vietnam dan Laos. Jaraknya kira-kira sekitar 3 jam dari perbatasan (Border immigration). Sedangkan jika anda berangkat dari kota Ho Chi Minh City, Vietnam bisa 8-12 jam tergantung tingkat kelancaran perjalanan. Normalnya anda harus melewati Pnom Penh, ibukota negara Kamboja terlebih dulu sebelum ke Siem Reap.

Kota yang disinggahi pertama di Kamboja adalah Poi Pet setelah perbatasan Aranyaprathet, Thailand. Pilihan transportasi yang bisa ditempuh menuju kota Angkor Wat adalah taksi, van atau bis. Saya pilih taksi dengan cost sharing 10 USD per orang. Taksi hanya bisa memuat 4 orang saja. Taksi yang dimaksud semacam taksi gelap atau mobil pribadi yang disulap jadi taksi. Mereka menawarkan jasa taksi sejak pengurusan keimigrasian.

Pintu masuk Angkor Wat. Sumber foto: Dokumen pribadi.

Kota Siem Riep mendapat penghargaan sebagai kota terbersih, ini terlihat dari piagam yang diletakkan di depan kota. Kota ini terus bertumbuh sebagai kota pariwisata seiring dengan bertambahnya turis mancanegara yang berkunjung ke Angkor Wat. Kini tiket masuk Angkor Wat untuk satu hari sebesar 37 USD. Jangan khawatir transaksi di sini bisa menggunakan USD namun jika ada yang diperlukan 0,5 USD maka menurut mereka setara dengan 2000 KHR (Kamboja Riels). 

Silahkan berwisata di Siem Reap karena masih tergolong murah! Contohnya dengan biaya Rp 85000, anda sudah bisa mendapatkan kamar dengan fan yang nyaman, kamar mandi dalam plus sarapan pagi. Untuk peta kota Siem Reap, silahkan lihat di sini.  Jika ingin berkeliling ke kompleks candi Angkor Wat, bisa gunakan Tuk Tuk yaitu semacam becak yang ditarik pakai motor. Ongkos Tuk Tuk adalah 12 USD dengan waktu tempuh 30 menit menuju Angkor Wat, biasanya hotel anda bisa mengurusnya dengan baik.

Sebagai wilayah bekas koloni Perancis, beberapa peninggalannya seperti nama-nama hotel dengan aksen Perancis, begitu juga makanan lokal seperti burger dengan menggunakan roti baguette. Bahkan saat saya memesan pizza, pelayan restoran tetap menyajikan baguette dengan mentega di dalamnya. Hmm, aneh makan pizza tambah baguette, meski tak bayar dan tak memesannya.

Pantas disebut ‘Clean City’ Sumber foto: Dokumen pribadi.

Untuk melihat keseharian orang Khmer, orang lokal menyebutnya demikian maka datanglah ke beberapa pasar tradisional. Jika ingin membeli sovenir, bisa datang ke Old Market yang berlokasi di antara Pub Street dan sungai Siem Reap. Kini Siem Reap bukan lagi sebuah desa, namun seperti kota wisata yang didominasi turis. Selain itu, ada pula Night Market yang berlokasi di downtown Siem Reap. 

Harga sovenir bisa murah di night market. Sumber foto: Dokumen pribadi.

Tips berbelanja di sini adalah harga bisa ditawar. Periksa kembali barang yang dibeli, jangan sampai membawa pulang barang yang tidak dikehendaki seperti kekecilan, rusak, dsbg! Oh ya, sempat ada isu dari turis asal Rusia, teman seperjalanan dalam taksi bahwa berlian di sini bagus. Jika anda tidak cukup ahli soal berlian, sebaiknya lupakan saja membelinya meski berharga murah.

Untuk menjelajahi kota ini, anda bisa sewa sepeda di tempat penginapan. Atau, anda bisa sewa Tuk Tuk untuk berkeliling. Soal kuliner, sekarang banyak juga dijual makanan halal. Mungkin karena memahami kebutuhan turis yang datang. Ada banyak ragam tawaran makanan asia dan western food.

Setelah dari Siem Reap, silahkan lanjutkan perjalanan kembali ke Bangkok, Pnom Penh atau Ho Chi Minh City dengan bis atau van yang ditawarkan jasa transportasi atau dibantu oleh hotel, tempat anda menginap. Selain itu ada pilihan transportasi udara berbiaya murah dari Siem Reap juga. Sebagai contoh Siem Reap – Bangkok rerata harga 60 USD.

Jangan khawatir jika anda berpergian solo trip ke sini! Dipastikan aman dan banyak wisatawan yang bisa bergabung juga sehingga jadi grup kecil. Tertarik?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s