5 Ketakutan yang Muncul Saat Buat Goal Tahunan


Sudah sampai penghujung tahun, kebanyakan orang memulai langkah dan rencana baru. Ini yang disebut ‘goal’ yang membuat kita happy jika berhasil dan juga frustrasi bila tidak lolos. Inilah hidup. 

‘Goal’ diperlukan agar mengarahkan kita pada suatu destinasi yang ingin dituju. Kebayang ‘kan jika kita berjalan tak tentu arah. Namun dibalik itu semua muncul berbagai ketakutan yang mengancam agar ‘goal’ tidak lolos.  Apa saja? Ini dia,

1. Takut tidak berhasil

Saat kita menyusun ‘goal’ yang baru kerap kita dilanda persoalan tentang keberhasilan yang akan terwujud. Apakah goal ini benar-benar mampu diwujudkan? Atau malahan kita menjadi tidak percaya diri sehingga merasa takut tidak berhasil. 

Tips: Untuk meminimalisir kegagalan, mulailah susun goal dari hal yang anda bisa lakukan, bukan yang tidak bisa. Misalnya, daripada susun goal membeli rumah seluas 1.000 meter dalam setahun lebih baik membeli rumah seluas 100 meter. 

2. Takut mengalami kegagalan yang sama

Ada sebagian orang yang masih trauma bahwa kegagalan goal akan terjadi lagi di tahun berikutnya. Hal ini yang memunculkan ketakutan untuk menyusun Goal. ‘Jangan-jangan goal akan gagal lagi nanti,’ dalam hati berbisik. Akhirnya kita menjadi putus asa. 

Tips: Sebenarnya jika anda mengalami kegagalan hal yang sama untuk dapat hasil yang sama maka anda perlu mengubah adalah cara (how to reach out) yang berbeda. Jangan gunakan cara yang sama jika anda yakin cara ini tidak berhasil meraih gol! 

3. Takut pada kemampuan diri sendiri

Muncul keraguan dan ketakutan tentang kemampuan diri sendiri, apakah saya bisa meraih goal saya?  Setelah goal disusun, mulai tidak pede. Itu wajar dan normal. Bukankah yang disebut sukses saat kita bisa melampui kemampuan diri sendiri?

Tips: Untuk mengukur kemampuan diri sendiri maka anda perlu membuat Goal sehingga anda tahu batasannya. Jika anda tidak pernah buat Goal maka anda tidak akan pernah tahu seberapa mampu anda. Jangan takut dengan kemampuan diri sendiri! Terkadang Tuhan memberikan kita energi tambahan melebihi kemampuan kita agar berhasil mencetak goal. Dengan begitu, kita percaya ada mujizat dalam hidup. 

4. Takut tidak ada orang mendukung 

Memang kita perlu orang lain untuk membantu kita mewujudkan goal kita. Siapa mereka? Orangtua, sahabat, pasangan hidup, anak, rekan kerja, atasan, pemandu spiritual dll yang mungkin mereka dipercaya anda. Sebagai makhluk sosial, bantuan dan dukungan sosial akan membantu kita membuat goal. Lihat saja sendiri, saat penonton mampu mematahkan semangat pemain bola untuk cetak gol ke gawang! Artinya, begitu besar dukungan sosial akan membantu anda meraih goal yang diinginkan. 

Tips: Bagikan apa yang menjadi goal anda pada orang terdekat! Misalnya anda ingin berhemat listrik seisi rumah agar uangnya bisa digunakan untuk hal lain. Anda bisa pasang board information di setiap peralatan elektronik seperti mesin cuci, kompor listrik, televisi, komputer bahwa hemat listrik itu penting. Dengan begitu, anda sudah meminta orang lain mendukung. 

5. Takut berkompetisi dengan orang lain

Apakah saya seorang diri mewujudkan goal tahunan? Tidak. Ada banyak orang di luar sana yang berusaha melakukan hal yang sama dengan anda. Dan bisa jadi mereka adalah kompetitor anda. Mengapa harus takut berkompetisi jika itu bisa dilakukan secara sehat? Sebenarnya ketakutannya bukan pada kompetisinya namun rasa kecewa yang muncul bila tidak berhasil. Sekali lagi saya katakan, hidup itu seperti permainan yang bisa dimenangkan atau kekalahan yang harus diterima, namun semua itu adalah pembelajaran yang menyenangkan. 

Tips: Stay away negative people! keep on spirits! Kompetisi bukan menjadi penentu akhir kejuaraan, ini hanya soal bagaimana anda punya cara pandang yang positif terhadap kompetitor anda. Jadikan kompetitor adalah berkat untuk meraih kesuksesan hidup. Belajarlah dari kompetitor anda! 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s