Jadikan Tulisan Sebagai Pembentukan Citra Diri: Sssttt, Tips Ngeblog 


Andai sedari kecil sudah suka menulis hasil pembelajaran di sekolah, kelak akan banyak generasi yang cakap keterampilan informasi. Sumber foto: Dokumen pribadi.

Apa sih citra diri? Sewaktu kuliah psikologi, beramai-ramai dibahas tentang self-image atau citra diri. Tidak berpanjang lebar soal teori citra diri, dalam tulisan ini citra diri dipastikan bagaimana gambaran dirimu bisa terbentuk melalui pendapat orang lain misalnya. Intinya, apa yang orang lain pikirkan tentang anda lewat tulisan? 

Di era komunikasi yang serba canggih, ada ragam pilihan yang membentuk citra diri. Anda bisa berpendapat tentang si anu karena intensitas posting mellow di media sosial misalkan. Atau pendapat anda tentang si anu karena upload berbagai foto makanan misalnya. Keseharian bisa menggambarkan citra diri anda, termasuk blogging.  

Dari eksplorasi anda terhadap tulisan saya, kira-kira apakah anda bisa menebak seperti apa gambaran saya? Ini yang disebut citra diri. 

Banyak orang mencitrakan dirinya terlihat positif, tampak smart dan bijak berdasarkan tulisan mereka yang di-posting-kan. Kenyataannya??  Tulisan tak pernah lekang waktu. Tulisan akan dikenang meski si penulis telah tiada. 

Anyway, mari kita simak tips ngeblog untuk pembentukan citra diri:


Seberapa sering anda menulis itu menjadi penting bagi pengunjung untuk mampir ke blog anda.
Ya toh? Saya mulai ngeblog 2008 tetapi aktif menulis baru tiga tahun belakangan ini. Saya mulai menulis traveling juga baru-baru ini setelah blog walking dan lihat pengalaman orang bercerita saat bepergian padahal travelingnya sudah lama. Bagikan tulisan anda lewat media sosial agar dikunjungi dan publisitasnya meningkat. Dengan begitu, anda membiarkan orang lain tahu siapa anda lewat buah gagasan dan pemikiran anda. 

Tunjukkan bahwa tulisan anda juga layak dibaca saat pembaca terinspirasi. Bagikan lewat tulisan jika anda ingin mereka perlu tahu, misalnya kisah perjalanan ke pegunungan. Jika anda suka memasak, bagikan cara membuat resep baru. Bilamana anda baru saja melewati masa-masa sulit, ceritakan itu dalam tulisan yang layak dipublikasikan. Artinya anda tidak keberatan diketahui publik. Hey, bukankah sekarang orang juga senang mendapatkan inspirasi dari cerita keseharian dan orang biasa saja? 

Jika ada orang terkesan, memberi komentar atau bahkan membagikan tulisan anda, ini menjadi hal luar biasa ‘kan. Memberi pencerahan itu perlu, tetapi yang terpenting pilihlah tulisan yang membangun (konstruktif), informatif, inspiratif dan atraktif. Ini menjadi salah satu citra diri yang sudah berhasil anda bentuk. 

Jika tulisan anda ingin dipublikasikan secara luas, maka orang akan tahu seperti apa anda sebagai penulis di belakangnya. Siapa tahu anda dapat kesempatan bekerja sesuai hobi dan minat yang banyak anda tuliskan. Atau anda bisa mendapatkan tawaran menulis review produk atau dipromosikan untuk bidang marketing barang dan jasa. Who knows ya! 

Berangkat dari pengalaman dan gagasan, sebuah tulisan mengalir membentuk seperti apa sang penulis yang membidani tulisan itu. Ini yang menjadi citra diri anda sesungguhnya.  Jika ingin coba, belum ada kata terlambat untuk memulainya. Silahkan! 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s